Karena Idola Bukan Milik Saya

Sabtu, 24 Februari 2018

Karena menyukai idola Korea dan kamu mendukungnya dengan membeli semua barang officialnya, lantas merasa memiliki hak untuk mengklaim dia adalah milikmu. Milik para fans.

Padahal kamu siapanya dia sampai bisa mengklaim seperti itu? 


Jadi postingan ini tercipta karena melihat kehaluan fans KPOP jaman sekarang di Twitter. Benar-benar ya Twitter itu, bisa menemukan hal bagus atau hal paling jelek di dunia ini di secara secara cepat.

Jujur saja, saya sudah 10 tahun menjadi fans KPOP. Selama itu juga, saya tidak pernah berpikir Idol adalah milik saya. Halu membayangkan saya pacaran ya pasti pernah, tapi tidak sampai di titik, "pokoknya dia punya aku! Awas aja kalian ada naksir dia."

Saya realistis sajalah, Idol itu belum tentu tahu eksistensi fansnya ini. Juga, sudah menjadi rahasia umum jika orang Asia Timur cenderung menghindari orang Asia Tenggara, terutama Melayu. Alasannya, sudah terkenal kalau mereka pemalas. Iya rasanya jahat sekali, menjustifikasi seperti itu padahal tidak semuanya pemalas.

Apalagi saya banyak melihat di Twitter banyak yang ingin berganti kewarganegaraan, demi bisa hidup bersama Idolanya. Padahal, tidak semua Idol itu seperti yang ditayangkan di televisi. Belum lagi budayanya yang cukup keras dalam menghadapi pernikahan beda kewarganegaraan.
Kepada KPOP fans, tolong realistis. Idola bukan milik kamu dan Idola tidak harus membahagiakan kamu dengan tidak memiliki pacar. Karena Idola tidak pernah menjamin masa depanmu. 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar