Rabu, 31 Januari 2018

Revisi dan Over Pressure


Sumpah ya, kenapa sih saya malas banget dokumentasi kemari? Ini aja sudah berlalu beberapa hari, baru mau nulis. Cuma yaudahlah, mari dirangkum apa yang telah terjadi.


🤓 Senin, 29 Januari 2018
Jadi saya akhirnya memutuskan untuk bertemu dengan dosbing. Mana saya pakai acara ngaret, padahal janjian sama teman jam 10 sudah di kampus. Kenyataannya, jam setengah 11 baru sampai.

Karena saya belum punya lembar asistensi, jadi pergilah ke jurusan untuk meminta. Tahunya, "nanti ya mbak abis istirahat."

Jam 1 baru dikasih 😂

Yasudah, jadi basa-basi nanya di mana dosbing karena beliau tidak membalas SMS saya. Ternyata....

"Ibunya lagi rapat. Palingan setelah istirahat baru ada."

Yakalau begitu saya buat apa jam segitu ada di kampus? Jadi, pada akhirnya saya menemani temen saya ini asistensi.

Lalu saya sadar satu hal. Saya pakai sendal ke kampus dan sudah panik. Kembali ke rumah bukanlah opsi, karena jarak kampus ke rumah  setengah jam perjalanan. Pulang pergi, 1 jam.

Skip, akhirnya sampailah jam 1. Saya ke jurusan minta selembaran untuk asistensi dan bawalah map berisi proposal TA. Basa-basi kampret sama Ibunya, lalu baru sadar jilid 2....

SAYA BELUM ADA BELAJAR. INI SAYA NIAT TA APA GAK SIH?! 😭😭😭

Mana pas kesadaran itu menghantam, saat ibunya bilang, "Mbak, TA kamu ini aja? Saya kurang setuju, karena ini sudah banyak yang ambil."

Sudah mau nangis, untung masih ada ingatan kalau TA ini ada sesuatunya. Cuma lupa apa namanya dan bertanya apakah boleh lihat catatan. Diperbolehkan dan langsung buka blog ini.

Kata over pressure itu kuncinya dan ya, setelah itu berasa seperti sales teflon yang biasa demo di kampung-kampung untuk membujuk ibu-ibu beli produknya. Dosbing akhirnya bisa diyakinkan agar jangan menyuruh saya revisi semuanya, tapi proposal TA habis-habisan dicoret-coret.

"Oh iya Mbak, print ya data loggingnya. Saya males pelototin laptop."

Kirain setelah selesai bimbingan bakalan down, tapi ternyata tidak. Saya malah senang dan entah kenapa, malah merasa sebenarnya saya tidaklah sebodoh yang selama ini dipikirkan.

Ternyata senang saya murahan :')

Sorenya Line bang IP buat kasih tahu kurangnya. Oke janjian ketemuan hari Selasa.

LALU BARU FREAKING OUT SOAL PRINT DATA LOGGING. PLEASE DATA 960 METER GIMANA CARANYA PRINT SAMA SAMBUNGIN JADI SATU?!


🤓 Selasa, 30 Januari 2018 
Janjian ketemuan jam 7, baru otw dari rumah jam 7.15 karena sesungguhnya mager sekali kalau malam keluar. Namun, ternyata Bang IP aja belum sampai dan tahunya baru datang jam 8 malam.

Jadi setelah ngomongin hal kemarin yang dosbing tidak srek serta kasih lihat kertas yang dicoret-coret, akhirnya revisi proposalnya. Saya juga melanjutkan perhitungan untuk data over pressure.

Seharusnya hari Rabu ini ketemuan, tapi abangnya mau nonton Dilan. Saya tidak tertarik, meski tadi sore berpikiran sesat untuk beli tiket di gotic. Namun, gitu lihat fee 5 ribu ya langsung mundur.

Terima kasih, tapi katanya Dilan cheesy abis dan mendingan mendengar review Bang IP besok soal filmnya. Lagian uang segitu, mendingan beli double tip buat nyambung data log.



Ah benar, Ayah saya hari Jum'at bakalan masuk rumah sakit. Biasa, HB rendah. Padahal hari itu saya mau bimbingan. Mungkin saya akan SMS dosbing untuk bertanya apakah siang bisa bimbingan?

Btw, masa di twitter ribut bener soal fans immature gamau Wanna One bubar. Geblek emang, udah tahu loh grup temporary, ngarep jadi permanen. Mabok kamu?

Tidak ada komentar

Posting Komentar