Selasa, 13 September 2016

Field Trip ke Jawa

Source here
Halo, akhirnya aku bisa menulis di blog ini lagi. Sebenernya ingin menuliskan ini saat bulan Agustus kemarin, tapi aku ada di Bunyu dan sinyal di sana bapuk, so yeah.... *menghela napas panjang*

Jadi seperti yang aku ceritakan di postingan sebelum-sebelumnya, aku mulai field trip itu sejak tanggal 31 Juli sampai 4 Agustus 2016. Selama 5 hari 4 malam ini, banyak hal yang terjadi dan aku berusaha menceritakan seingatku dan jika fotonya agak kurang ... mohon maaf karena dokumentasi aku seadanya :')

Jadi tanggal 31 Juli 2016, aku dari bandara Sepinggan (sebenernya namanya bukan ini, tapi aku malas menuliskan nama asli bandaranya, panjang banget sih) jam 9 pagi. Sebenernya pesawatnya jam 11 pagi, tapi disuruh oleh panitia untuk berada di bandara 2 jam sebelum keberangkatan. Tebak saat di sana ada berapa orang? Baru hanya ada 3 orang dan itu termasuk aku -_-) #kzl



Setelah drama-drama tidak penting, akhirnya naik pesawat dan sampai di Yogyakarta jam 2 siang. Pesawatku itu kuarter terakir dan saat naik ke bis, yang ditungguin itu adalah penumpang di pesawatku. Kupikir kita bakalan langsung pergi menuju Dieng, tahunya kita ke Borobudur.

Iya, ternyata yang dibatalkan itu pergi ke Malioboro. Senang dong akunya karena akhirnya kesampaian juga lihat candi. Maaf senangnya aku memang recehan :))))

A photo posted by Noor Angreni Putri Hasim (@smeileng) on


Foto di atas salah satu foto saat aku di candi Borobudur. Maaf kalau aku tidak memfoto candinya, ada di hape dan aku gak posting. Hanya ada foto dinding candinya.

A photo posted by Noor Angreni Putri Hasim (@smeileng) on


Setelah dari Borobudur, melanjutkan perjalanan menuju Wonosobo dan kami akhirnya menginap di Hotel Tresna kalau tidak salah namanya. Terus kami semua merasa kesal saat kamarnya tidak ada AC padahal hotelnya bintang 4. Ternyata Wonosobo itu dingin ya dan baru mengerti kenapa tidak ada AC :)))) #dasar

Besok paginya, kami ke Dieng dan tidak menggunakan bis yang membawa kami dari Yogyakarta ke Wonosobo, tetapi melainkan diganti dengan bis-bis kecil. Sudah diperingatkan bakalan dingin dan aku sudah sampai bawa jaket tebal. Tahunya ternyata gak sedingin yang dikasih tahu -_-)

Tapi suhunya pas di cek di hp sekitar 13 derajat. Yah mayan lah ya, untung pakai baju lengan panjang dan sepatu safety jadi tidak dingin :)))

A video posted by Noor Angreni Putri Hasim (@smeileng) on


Ke Dieng tujuan utamanya sebenarnya untuk mengunjungi PLTU, tapi sialnya pas kita datang itu PLTU Dieng lagi tidak beroperasi. Jadi intinya hanya melihat mesin-mesinnya doang :))))

Setelah kunjungan ada waktu bebas, jadi kami mendatangi Telaga Warna (orang sana sih bilangnya Telago Warno) dan sumpah cantik banget! Gak nyesel capek naik turun jalanan setapak demi mendapatkan view maksimal.

A video posted by Noor Angreni Putri Hasim (@smeileng) on

Sebenernya ada beberapa foto lagi dan ada di hape, tapi aku tak bisa masukkan karena ada suatu insiden. Nanti akan aku ceritakan di postingan selanjutnya :')

Setelah dari Dieng, melanjutkan perjalanan menuju Cepu. Kami tidur di dalam bis dan begitulah dan begitulah intinya #yha

Apa yang diharapkan dari tidur di dalam bis? Tidur nyenyak?

AHAHAHAHA ... melawak ya?

Di Cepu ya intinya melihat benda-benda yang ada di lapangan migas dan lagi-lagi dokumentasinya ada di hape. Aku tidak merasa ada yang menarik untuk dimasukkan ke Instagram sih. Setelah berkunjung ke Cepu, mengejar pergi ke gunung Bromo meskipun jujur saja aku tidak ingin ke sana :)))

Sampai di pemberhentian jam 2 pagi dan tidak bisa tidur karena sudah disuruh siap-siap untuk ke Bromo. Aku pakai baju 4 lapis (kamisol, baju lengan pendek, baju lengan panjang, jaket), celana jeans yang panjang dan sepatu safety. Sumpah aku malas banget mengeluarkan sepatu sneaker dan mikir mendingan sekalian saja safety dikotorin.

Dan ternyata itu bukanlah keputusan yang buruk karena jalanan untuk melihat sunrise di gunung Bromo bapuk sekali sodara-sodara. Pada akhirnya tidak bisa melihat sunrise karena gunung Bromo sedang erupsi.


Turun ke lautan pasir dan pertama kali saat sampai di tujuan adalah minum kopi dan makan indomie. Sungguh super sekali kelakuanku ya :)))

Ada beli bunga Endelewis warna putih dan ungu, tidak aku foto karena malas dan aku agak merasa dingin di lautan pasir ini. Saat di cek di hape, suhunya ternyata 2 derajat. Pantas saja kedinginan :)))

Karena hujan abu mulai agak intens, akhirnya kami dibawa kembali ke kendaraan charter yang membawa kami kembali ke tempat pemberhentian bis dan seharusnya aku di sana mandi dan makan. Tapi aku malas karena masih kenyang makan indomie dan malas mandi karena malas antri. Mendingan nunggu sampai di Batu, begitu pikirku.

Ternyata saat sampai di Batu malah pergi ke kebun apel -_-)

Petiklah apel sekilo yang rencananya untuk dicemil sendirian karena orang-orang rumah bilang tidak mau dibelikan oleh-oleh apapun, tetapi berakhir dibeli temanku karena Mamanya titip bawakan apel pas temanku ini sudah dalam perjalanan ke hotel :)))

Sampai di hotel, langsung mandi dan tidak mau pergi kemanapun. Aku mau tidur aja, begitulah rencananya. Tapi rencana tinggallah rencana, karena aku dipaksa untuk ke BNS (Batu Night Spectacular) oleh teman-temanku. Awalnya malas, tapi pas sampai di sana malah aku yang paling banyak main. Yang maksa aku main malah cuma main 1 wahana.

Kan itu melawak namanya :)))

Tidak ada dokumentasi karena hape sengaja aku tinggal di hotel untuk di charger. Intinya seperti itu dan besoknya pulang ke Balikpapan. Hanya sehari saja karena setelah itu aku angkat koper lagi untuk ke Bunyu selama 1 bulan. Ini aku baru sampai di rumah lagi sehingga bisa menuliskan cerita ini.

A photo posted by Noor Angreni Putri Hasim (@smeileng) on

Intinya, field trip ini tidak seburuk yang aku kira tapi tidak semewah ekspetasiku. Jadi ya begitulah :)))


3 komentar:

  1. nggak sekalian ke semeru mbak? keren loh ngeliat sunrise dari atas sana hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. masnya pernah ke semeru juga?

      Hapus
    2. Tripnya diatur panitia kampus dan jujur saja aku gak suka naik gunung 😑

      Hapus

Komentar kalian sangatlah berarti bagiku