Slider


Intinya hari ini saya harus menterjemahkan data dari gambar pada kedalaman 35 meter sampai 995 meter. Mau menangis aja baru sampai 228 meter 😭 😭 😭

Untuk perkembangan lainnya, saya sudah menuliskan proposal TA. Jum'at mungkin saya akan memberikannya kepada dosbing 1 saya untuk disetujui.

Lalu ... tolong sadarkan saya untuk tidak iri dengan pencapaian orang lain. Saya ingin menjadi orang yang lebih baik lagi dan masalahnya, saya justru mengikuti orang yang membuat iri.

Sudahlah, saya fokus TA saja. Besok mungkin saya akan masih tetap mengurus ini dan juga mengedit cerita kolaborasi. Saya masih belum bisa mendistraksi pikiran dari TA, karena memberikan target kepada diri sendiri untuk menyelesaikan semuanya akhir Januari ini. Setidaknya draf kasarnya dahulu.

Sepertinya saya butuh menangis untuk bisa menghadapi TA dengan pikiran jernih. Serta saya percaya dengan prinsip usaha tidak akan menghkhianati hasil.

960 Kolom Mudlogging

Selasa, 16 Januari 2018


Intinya hari ini saya harus menterjemahkan data dari gambar pada kedalaman 35 meter sampai 995 meter. Mau menangis aja baru sampai 228 meter 😭 😭 😭

Untuk perkembangan lainnya, saya sudah menuliskan proposal TA. Jum'at mungkin saya akan memberikannya kepada dosbing 1 saya untuk disetujui.

Lalu ... tolong sadarkan saya untuk tidak iri dengan pencapaian orang lain. Saya ingin menjadi orang yang lebih baik lagi dan masalahnya, saya justru mengikuti orang yang membuat iri.

Sudahlah, saya fokus TA saja. Besok mungkin saya akan masih tetap mengurus ini dan juga mengedit cerita kolaborasi. Saya masih belum bisa mendistraksi pikiran dari TA, karena memberikan target kepada diri sendiri untuk menyelesaikan semuanya akhir Januari ini. Setidaknya draf kasarnya dahulu.

Sepertinya saya butuh menangis untuk bisa menghadapi TA dengan pikiran jernih. Serta saya percaya dengan prinsip usaha tidak akan menghkhianati hasil.

Judulnya sungguh alay sekali, tetapi saya ingin mendokumentasikan semuanya. Dari kemarin sebenarnya saya sudah memiliki data, tetapi saya tidak tahu harus melakukan apa. Namun, hari ini saya mendapatkan pencerahan setelah bertemu Abang tingkat dan mungkin ini akan saya ceritakan di sini.

Selain itu, saya juga akan menceritakan suka duka menghadapi dosen pembimbing. Tujuan saya menulis ini agar bisa dijadikan kenang-kenangan. Bahwa saya bisa melewati salah satu fase hidup yang kata orang-orang, menyeramkan.

Skripsi itu sebenarnya karya ilmiah yang intinya kita mencari masalah.
-- Bang IP, 15 Januari 2018

Hari ini saya sudah tahu judul TA saya apa dan mohon jangan pusing melihat judulnya, karena saya pun merasa sok pintar sekali menuliskan judul ini.

ANALISA PETROFISIKA DENGAN VALIDASI MUD LOGGING PADA SUMUR "ZN-03"
(dengan kemungkinan ditambah over pressure jika sempat ditambahkan di TA atau dosen pembimbing menyuruh saya harus menambahkannya)

Bagi yang tidak tahu, saya kuliah di jurusan Teknik Perminyakan.

Skripsi Saga

Senin, 15 Januari 2018


Judulnya sungguh alay sekali, tetapi saya ingin mendokumentasikan semuanya. Dari kemarin sebenarnya saya sudah memiliki data, tetapi saya tidak tahu harus melakukan apa. Namun, hari ini saya mendapatkan pencerahan setelah bertemu Abang tingkat dan mungkin ini akan saya ceritakan di sini.

Selain itu, saya juga akan menceritakan suka duka menghadapi dosen pembimbing. Tujuan saya menulis ini agar bisa dijadikan kenang-kenangan. Bahwa saya bisa melewati salah satu fase hidup yang kata orang-orang, menyeramkan.

Skripsi itu sebenarnya karya ilmiah yang intinya kita mencari masalah.
-- Bang IP, 15 Januari 2018

Hari ini saya sudah tahu judul TA saya apa dan mohon jangan pusing melihat judulnya, karena saya pun merasa sok pintar sekali menuliskan judul ini.

ANALISA PETROFISIKA DENGAN VALIDASI MUD LOGGING PADA SUMUR "ZN-03"
(dengan kemungkinan ditambah over pressure jika sempat ditambahkan di TA atau dosen pembimbing menyuruh saya harus menambahkannya)

Bagi yang tidak tahu, saya kuliah di jurusan Teknik Perminyakan.

Jujur saja, saya sudah mempunyai pemikiran untuk bunuh diri sejak SMP. Kalau kalian pikir karena pacar, saya saja baru pacaran saat SMA dan itu pun tidak memberikan kesan apa pun.

Masalah keluarga selalu menjadi pemicu saya ingin melakukannya. Kadang niat itu terlupakan, kadang datang kembali dan entahlah kenapa saya masih hidup sampai hari ini.

Sampai sekarang, pemikiran itu masih ada. Namun, beberapa hari yang lalu saya menemukan daftar kenapa harus hidup. Setelah berbicara dengan teman, saya akhirnya memutuskan akan membagikannya kemari. Agar saya punya pegangan saat memikirkan tentang niatan membunuh diri sendiri.

1. TO MAKE YOUR PARENTS PROUD
Saya tahu mereka ingin melihat saya berhasil. Hal paling utama adalah melihat saya Wisuda dan bekerja di perusahaan migas. Tahun ini, saya mengusahakan mewujudkan hal ini.

2. TO CONQUER YOUR FEARS
Ketakutan saya adalah ... menikah.

Saya melihat sendiri bagaimana pengkhianatan berakhir menghancurkan mental seorang anak. Saya melihat, saya mendengar dan saya merasakan bagaimana menjadi korban. Tidak tahu, apa saya akan sanggup melemparkan diri kepada komitmen bernama pernikahan.

Sepertinya, ketakutan saya ini beralasan. Karena orang tua saya pastinya ingin saya menikah, sementara saya sendiri tidak berpikir demikian. Benar, menikah itu pilihan, tetapi saya anak pertama dan akuilah, anak pertama pasti memiliki beban untuk menjadi anak terbaik bagi orang tuanya.

3. TO SEE YOUR FAMILY AGAIN
Kapan terakhir kali saya melihat keluarga besar dari pihak Ayah mau pun Ibu saya?

Saya ingin bertemu dengan mereka, meski saya harus siap dengan konsekuensi. Mendengarkan pertanyaan, "kapan kamu wisuda?" atau, "sudah bekerja?" atau malah, "kapan menikah?"

Pertanyaan itu memang menyebalkan, tetapi bagi saya yang selama ini hidup di kota yang tidak punya sanak saudara, mungkin ini adalah bentuk perhatian.

4. TO SEE YOUR FAVORITE ARTIST LIVE
Saya ingin menonton konser VIXX. Tahun ini adalah tahun ke 7 mereka sejak debut dan itu artinya, tahun ini adalah tahun terakhir mereka bersama.

Tahun depan (2019), Cha Hakyeon dan Jung Taekwoon akan masuk masa wajib militer. Konser lainnya mungkin akan saya lewatkan atau bisa saya kesampingkan, tapi tidak dengan mereka.

Mereka adalah alasan lainnya untuk saya kembali semangat menyelesaikan TA. Demi bisa mendapatkan pekerjaan, demi bisa menonton konser mereka. Saya akan berusaha semaksimal mungkin demi mewujudkan mimpi ini.

5. TO LISTEN TO MUSIC AGAIN
Mungkin ini lebih tepatnya ... saya mau membeli album idola saya dengan cara legal. Mau beli album, mau beli digital album (iya, saya mau beli iPhone kalau begini caranya) dan hal-hal yang bisa mendukung mereka untuk terus berkarya.

Karena saya berharap, kontribusi sekecil membeli album bisa membuat mereka terus berkarya. Kalau sudah begini, saya tidak mungkin bisa membunuh diri sendiri bukan?

6. TO EXPERIENCE A NEW CULTURE
Saya punya mimpi, untuk bekerja di luar Kalimantan yang mana kamu akan paham jika seumur hidup tinggal di Kalimantan dan bekerja di luar negeri.

Kata orang-orang, mimpi saya ketinggian.

Kata Ibu saya, mimpi saya tidak rasional.

Perempuan seharusnya berpikiran untuk bekerja dan mencari jodoh setelahnya. Namun, saya tidak mau menikah muda.

Bahkan tidak yakin mau menikah atau akan melajang seumur hidup.

7. TO MAKE NEW FRIEND
Saya ingin punya teman yang benar-benar bisa menerima saya apa adanya, bukan ada apanya.

Selama ini, saya justru tidak cocok dengan lingkungan sekitar. Saya terlalu kritis, saya terlalu banyak mempertanyakan keputusan seseorang, sehingga saya bukanlah favorit semua orang. Orang yang cocok dengan saya justru orang yang berada di dunia maya dan itu membuat saya sedih.

Teman nyata ... apa mungkin saya menemukannya?

8. TO LEARN FROM YOUR MISTAKE
Saya tidak ingin menjadi manusia jumawa. Saya punya banyak kesalahan dan saya ingin semua kesalahan itu membuat diri ini menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Saya pelupa, pemecahan masalahnya saya memasang SolCalendar dan meletakkan time table serta alarm-nya selalu menyala setiap 2 jam sebelum waktu kegiatan tiba.

Saya selalu menunda-nunda, akibatnya sekarang kesusahan sendiri. Pemecahan masalahnya adalah memiliki target untuk bisa menjadi lebih baik lagi.

Masih banyak hal yang harus saya perbaiki dari diri ini dan untuk itu, saya akan berjuang untuk memecahkan masalah-masalah yang saya timbulkan.

9. TO INSPIRE
Menjadi seseorang yang menginspirasi itu berat. Saya tidak punya bakat untuk menginspirasi, tapi saya suka menulis.

Hanya saja, apa ini berharga untuk menjadikan saya sebagai orang yang menginspirasi?

10. TO TO HAVE YOUR OWN CHILDREN
Saya ingin mengoreksi. Saya ingin bisa merawat anak menjadi manusia yang lebih baik dari saya. Tidak peduli dia anak kandung saya atau anak angkat.

Karena saya orang dewasa yang bisa menentukan pilihan untuk merawat anak orang lain sebagai anak saya atau melahirkan manusia baru di dunia ini.

Menikah bukan tentang punya anak. Punya anak juga bukan tentang menjadi ajang lomba memamerkan kebahagiaan hidup.

11. TO TO ADOPT YOUR OWN PET
Saya ingin mengadopsi kucing, saat saat benar-benar yakin bisa berkomitmen.

12. TO MAKE YOURSELF PROUD
Dengan menerbitkan novel, itu adalah mewujudkan mimpi saya sendari dulu. Kebangaan yang pasti tidak akan mengalahkan apa pun pencapaian saya selama hidup berlangsung.

Karena pada akhirnya saya pasti akan merasa, "ternyata tulisan saya berharga bagi satu penerbit."

13. TO MEET YOUR IDOL
Sebentar ... saya harus mulai menentukan setelah VIXX, siapa yang harus saya idolakan.

NU'EST mungkin? Saya mau bertemu Hwang Minhyun dan mau bilang, "terima kasih telah bekerja keras dan jangan lupa bahagia."

*lalu mengembalikan semangat belajar bahasa inggris dan koriyah*

14. TO LAUGH UNTIL YOUR CRY
Saya berharap, tawa ini bukan karena menonton acara. Ini terjadi karena seseorang yang berharga dalam hidup saya.

15. TO FEEL TEARS OF HAPINESS
Bahagia itu apa?

Saya sedang mencari tahu dan mungkin, ini adalah pekerjaan rumah seumur hidup tentang makna kebahagiaan.

16. TO EAT YOUR FAVORITE FOOD
Daripada makan, saya ingin bisa membuat konten video di mana berbagi cara memasak makanan Indonesia. Agar makanan Indonesia seterkenal makanan Korea dan Jepang.

Saya jujur selalu iri dengan konten video Honeykki, Ochikeron, Maangchi dan juga The Cooking Tree.

Akan diusahakan untuk bisa membuat konten video seperti itu. Doakan misi saya berhasil.

17. TO SEE YOUR SIBLINGS GROW
Melihat adik saya bisa hidup mandiri adalah impian saya. Dia tidak seperti anak normal lainnya, jadi secara tidak langsung saya menanggung beban untuk melihatnya hidup baik-baik saja.

18. TO PASS COLLEGE
Saya sedang mengusahakannya. Tahun ini saya harus wisuda!

19. TO GET A TATTO
Mungkin ini bisa diganti dengan, "saya ingin mencoba tatto kontemporer."

Karena agama saya melarang untuk mentato tubuh dan juga ... saya takut jarum.

20. TO SMILE UNTIL YOUR CHEEKS HURT
Saya bahkan kadang kalau senyum masih suka terasa sakit. Namun, saya akan mencoba untuk terlihat lebih ramah.

Bukan untuk menarik perhatian lawan jenis, saya ingin membuat lawan bicara saya merasa dihargai.

21. TO MEET YOUR INTERNET FRIEND
Benar, saya harus bertemu dengan mereka!

Saya berhara bisa bertemu dengan Nadia dan Nita.

22. TO FIND SOMEONE WHO LOVES YOU LIKE YOU DESERVE
Apa orang tua tidak termasuk?

Saya skeptis ada seseorang yang cukup gila berani mencintai orang seperti ini.

23. TO EAT ICE CREAM ON A HOT DAY
Please, saya masih penasaran dengan sorbet, kedai es krim yang ada sejak jaman penjajahan Belanda di Jakarta dan makan Hagen Daaz.

24. TO DRINK A HOT CHOCOLATE ON A COLD DAY
Di negara bersalju.

Oke, saya mulai halu.

25. TO SEE UNTOUCHED SNOW IN THE MORNING
Saya harus bekerja keras untuk bisa tinggal di negara 4 musim kalau begitu.

26. TO SEE A SUNSET THAT SETS THE SKY ON FIRE
Saya mau melihatnya di Bali dan juga di apartemen lantai yang cukup tinggi.

Oke, saya harus bekerja lebih giat kalau ingin mewujudkannya atau ini akan berakhir menjadi halu saja.

27. TO SEE THE STARS LIGHT UP THE SKY
Saya terpikirkan Islandia.

Alasan lainnya saya harus bekerja keras.

28. TO READ A BOOK THAT CHANGES YOUR LIFE
Saya akan membagikannya kemari jika menemukannya. Namun, sepertinya saya pertama-tama harus bisa mengalahkan rasa malas untuk membaca buku cetak.

29. TO SEE FLOWERS IN THE SPRING
Di Jepang, saya ingin melihat bunga Sakura dan bunga Plum.

Apa tidak bisa juga ini ditambah dengan musim panas saya ingin melihat padang bunga matahari?

30. TO SEE THE LEAVE CHANGE FROM GREEN TO BROWN
Saya harus melihat musim gugur ke mana?

Oh, Korea Selatan sepertinya menarik.

*lalu melihat daftar backpacker Korea*

31. TO TRAVEL ABOARD
Korea Selatan, Jepang, Islandia dan Mekah.

32. TO LEARN A NEW LANGUAGE
Belajar Bahasa Korea dan mengambil kursus online S1 Sastra Inggris.

33. TO LEARN A DRAW
Iya, saya ingin belajar membuat gambar watercolor yang floral. Saya juga ingin membuat gambar untuk setiap postingan berasal dari itu.

34. TO TELL OTHERS YOUR STORY IN HOPES OF HELPING THEM
Saya sedang berjuang dan semoga suatu saat nanti memang bisa menolong orang-orang yang membutuhkan.

35. TO LOOK BACK ON THIS MOMENT IN 10 YEARS TIME AND REALIZE YOU DID IT
Mari kita lihat apa yang akan saya tuliskan 10 tahun yang akan datang.



Panjang ternyata postingan ini dan saya butuh waktu 4 hari untuk menyelesaikannya ... karena mager. Semoga 10 tahun yang akan datang (15 Januari 2028) saya akan menuliskan apa yang terjadi setelah menuliskan hal ini.

Semangat Mei, kamu pasti bisa!

35 Reason to Stay Alive


Jujur saja, saya sudah mempunyai pemikiran untuk bunuh diri sejak SMP. Kalau kalian pikir karena pacar, saya saja baru pacaran saat SMA dan itu pun tidak memberikan kesan apa pun.

Masalah keluarga selalu menjadi pemicu saya ingin melakukannya. Kadang niat itu terlupakan, kadang datang kembali dan entahlah kenapa saya masih hidup sampai hari ini.

Sampai sekarang, pemikiran itu masih ada. Namun, beberapa hari yang lalu saya menemukan daftar kenapa harus hidup. Setelah berbicara dengan teman, saya akhirnya memutuskan akan membagikannya kemari. Agar saya punya pegangan saat memikirkan tentang niatan membunuh diri sendiri.

1. TO MAKE YOUR PARENTS PROUD
Saya tahu mereka ingin melihat saya berhasil. Hal paling utama adalah melihat saya Wisuda dan bekerja di perusahaan migas. Tahun ini, saya mengusahakan mewujudkan hal ini.

2. TO CONQUER YOUR FEARS
Ketakutan saya adalah ... menikah.

Saya melihat sendiri bagaimana pengkhianatan berakhir menghancurkan mental seorang anak. Saya melihat, saya mendengar dan saya merasakan bagaimana menjadi korban. Tidak tahu, apa saya akan sanggup melemparkan diri kepada komitmen bernama pernikahan.

Sepertinya, ketakutan saya ini beralasan. Karena orang tua saya pastinya ingin saya menikah, sementara saya sendiri tidak berpikir demikian. Benar, menikah itu pilihan, tetapi saya anak pertama dan akuilah, anak pertama pasti memiliki beban untuk menjadi anak terbaik bagi orang tuanya.

3. TO SEE YOUR FAMILY AGAIN
Kapan terakhir kali saya melihat keluarga besar dari pihak Ayah mau pun Ibu saya?

Saya ingin bertemu dengan mereka, meski saya harus siap dengan konsekuensi. Mendengarkan pertanyaan, "kapan kamu wisuda?" atau, "sudah bekerja?" atau malah, "kapan menikah?"

Pertanyaan itu memang menyebalkan, tetapi bagi saya yang selama ini hidup di kota yang tidak punya sanak saudara, mungkin ini adalah bentuk perhatian.

4. TO SEE YOUR FAVORITE ARTIST LIVE
Saya ingin menonton konser VIXX. Tahun ini adalah tahun ke 7 mereka sejak debut dan itu artinya, tahun ini adalah tahun terakhir mereka bersama.

Tahun depan (2019), Cha Hakyeon dan Jung Taekwoon akan masuk masa wajib militer. Konser lainnya mungkin akan saya lewatkan atau bisa saya kesampingkan, tapi tidak dengan mereka.

Mereka adalah alasan lainnya untuk saya kembali semangat menyelesaikan TA. Demi bisa mendapatkan pekerjaan, demi bisa menonton konser mereka. Saya akan berusaha semaksimal mungkin demi mewujudkan mimpi ini.

5. TO LISTEN TO MUSIC AGAIN
Mungkin ini lebih tepatnya ... saya mau membeli album idola saya dengan cara legal. Mau beli album, mau beli digital album (iya, saya mau beli iPhone kalau begini caranya) dan hal-hal yang bisa mendukung mereka untuk terus berkarya.

Karena saya berharap, kontribusi sekecil membeli album bisa membuat mereka terus berkarya. Kalau sudah begini, saya tidak mungkin bisa membunuh diri sendiri bukan?

6. TO EXPERIENCE A NEW CULTURE
Saya punya mimpi, untuk bekerja di luar Kalimantan yang mana kamu akan paham jika seumur hidup tinggal di Kalimantan dan bekerja di luar negeri.

Kata orang-orang, mimpi saya ketinggian.

Kata Ibu saya, mimpi saya tidak rasional.

Perempuan seharusnya berpikiran untuk bekerja dan mencari jodoh setelahnya. Namun, saya tidak mau menikah muda.

Bahkan tidak yakin mau menikah atau akan melajang seumur hidup.

7. TO MAKE NEW FRIEND
Saya ingin punya teman yang benar-benar bisa menerima saya apa adanya, bukan ada apanya.

Selama ini, saya justru tidak cocok dengan lingkungan sekitar. Saya terlalu kritis, saya terlalu banyak mempertanyakan keputusan seseorang, sehingga saya bukanlah favorit semua orang. Orang yang cocok dengan saya justru orang yang berada di dunia maya dan itu membuat saya sedih.

Teman nyata ... apa mungkin saya menemukannya?

8. TO LEARN FROM YOUR MISTAKE
Saya tidak ingin menjadi manusia jumawa. Saya punya banyak kesalahan dan saya ingin semua kesalahan itu membuat diri ini menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Saya pelupa, pemecahan masalahnya saya memasang SolCalendar dan meletakkan time table serta alarm-nya selalu menyala setiap 2 jam sebelum waktu kegiatan tiba.

Saya selalu menunda-nunda, akibatnya sekarang kesusahan sendiri. Pemecahan masalahnya adalah memiliki target untuk bisa menjadi lebih baik lagi.

Masih banyak hal yang harus saya perbaiki dari diri ini dan untuk itu, saya akan berjuang untuk memecahkan masalah-masalah yang saya timbulkan.

9. TO INSPIRE
Menjadi seseorang yang menginspirasi itu berat. Saya tidak punya bakat untuk menginspirasi, tapi saya suka menulis.

Hanya saja, apa ini berharga untuk menjadikan saya sebagai orang yang menginspirasi?

10. TO TO HAVE YOUR OWN CHILDREN
Saya ingin mengoreksi. Saya ingin bisa merawat anak menjadi manusia yang lebih baik dari saya. Tidak peduli dia anak kandung saya atau anak angkat.

Karena saya orang dewasa yang bisa menentukan pilihan untuk merawat anak orang lain sebagai anak saya atau melahirkan manusia baru di dunia ini.

Menikah bukan tentang punya anak. Punya anak juga bukan tentang menjadi ajang lomba memamerkan kebahagiaan hidup.

11. TO TO ADOPT YOUR OWN PET
Saya ingin mengadopsi kucing, saat saat benar-benar yakin bisa berkomitmen.

12. TO MAKE YOURSELF PROUD
Dengan menerbitkan novel, itu adalah mewujudkan mimpi saya sendari dulu. Kebangaan yang pasti tidak akan mengalahkan apa pun pencapaian saya selama hidup berlangsung.

Karena pada akhirnya saya pasti akan merasa, "ternyata tulisan saya berharga bagi satu penerbit."

13. TO MEET YOUR IDOL
Sebentar ... saya harus mulai menentukan setelah VIXX, siapa yang harus saya idolakan.

NU'EST mungkin? Saya mau bertemu Hwang Minhyun dan mau bilang, "terima kasih telah bekerja keras dan jangan lupa bahagia."

*lalu mengembalikan semangat belajar bahasa inggris dan koriyah*

14. TO LAUGH UNTIL YOUR CRY
Saya berharap, tawa ini bukan karena menonton acara. Ini terjadi karena seseorang yang berharga dalam hidup saya.

15. TO FEEL TEARS OF HAPINESS
Bahagia itu apa?

Saya sedang mencari tahu dan mungkin, ini adalah pekerjaan rumah seumur hidup tentang makna kebahagiaan.

16. TO EAT YOUR FAVORITE FOOD
Daripada makan, saya ingin bisa membuat konten video di mana berbagi cara memasak makanan Indonesia. Agar makanan Indonesia seterkenal makanan Korea dan Jepang.

Saya jujur selalu iri dengan konten video Honeykki, Ochikeron, Maangchi dan juga The Cooking Tree.

Akan diusahakan untuk bisa membuat konten video seperti itu. Doakan misi saya berhasil.

17. TO SEE YOUR SIBLINGS GROW
Melihat adik saya bisa hidup mandiri adalah impian saya. Dia tidak seperti anak normal lainnya, jadi secara tidak langsung saya menanggung beban untuk melihatnya hidup baik-baik saja.

18. TO PASS COLLEGE
Saya sedang mengusahakannya. Tahun ini saya harus wisuda!

19. TO GET A TATTO
Mungkin ini bisa diganti dengan, "saya ingin mencoba tatto kontemporer."

Karena agama saya melarang untuk mentato tubuh dan juga ... saya takut jarum.

20. TO SMILE UNTIL YOUR CHEEKS HURT
Saya bahkan kadang kalau senyum masih suka terasa sakit. Namun, saya akan mencoba untuk terlihat lebih ramah.

Bukan untuk menarik perhatian lawan jenis, saya ingin membuat lawan bicara saya merasa dihargai.

21. TO MEET YOUR INTERNET FRIEND
Benar, saya harus bertemu dengan mereka!

Saya berhara bisa bertemu dengan Nadia dan Nita.

22. TO FIND SOMEONE WHO LOVES YOU LIKE YOU DESERVE
Apa orang tua tidak termasuk?

Saya skeptis ada seseorang yang cukup gila berani mencintai orang seperti ini.

23. TO EAT ICE CREAM ON A HOT DAY
Please, saya masih penasaran dengan sorbet, kedai es krim yang ada sejak jaman penjajahan Belanda di Jakarta dan makan Hagen Daaz.

24. TO DRINK A HOT CHOCOLATE ON A COLD DAY
Di negara bersalju.

Oke, saya mulai halu.

25. TO SEE UNTOUCHED SNOW IN THE MORNING
Saya harus bekerja keras untuk bisa tinggal di negara 4 musim kalau begitu.

26. TO SEE A SUNSET THAT SETS THE SKY ON FIRE
Saya mau melihatnya di Bali dan juga di apartemen lantai yang cukup tinggi.

Oke, saya harus bekerja lebih giat kalau ingin mewujudkannya atau ini akan berakhir menjadi halu saja.

27. TO SEE THE STARS LIGHT UP THE SKY
Saya terpikirkan Islandia.

Alasan lainnya saya harus bekerja keras.

28. TO READ A BOOK THAT CHANGES YOUR LIFE
Saya akan membagikannya kemari jika menemukannya. Namun, sepertinya saya pertama-tama harus bisa mengalahkan rasa malas untuk membaca buku cetak.

29. TO SEE FLOWERS IN THE SPRING
Di Jepang, saya ingin melihat bunga Sakura dan bunga Plum.

Apa tidak bisa juga ini ditambah dengan musim panas saya ingin melihat padang bunga matahari?

30. TO SEE THE LEAVE CHANGE FROM GREEN TO BROWN
Saya harus melihat musim gugur ke mana?

Oh, Korea Selatan sepertinya menarik.

*lalu melihat daftar backpacker Korea*

31. TO TRAVEL ABOARD
Korea Selatan, Jepang, Islandia dan Mekah.

32. TO LEARN A NEW LANGUAGE
Belajar Bahasa Korea dan mengambil kursus online S1 Sastra Inggris.

33. TO LEARN A DRAW
Iya, saya ingin belajar membuat gambar watercolor yang floral. Saya juga ingin membuat gambar untuk setiap postingan berasal dari itu.

34. TO TELL OTHERS YOUR STORY IN HOPES OF HELPING THEM
Saya sedang berjuang dan semoga suatu saat nanti memang bisa menolong orang-orang yang membutuhkan.

35. TO LOOK BACK ON THIS MOMENT IN 10 YEARS TIME AND REALIZE YOU DID IT
Mari kita lihat apa yang akan saya tuliskan 10 tahun yang akan datang.



Panjang ternyata postingan ini dan saya butuh waktu 4 hari untuk menyelesaikannya ... karena mager. Semoga 10 tahun yang akan datang (15 Januari 2028) saya akan menuliskan apa yang terjadi setelah menuliskan hal ini.

Semangat Mei, kamu pasti bisa!

Karena sesungguhnya saya sudah bosan dengan tampilan blog yang tidak responsif.

Versi PC
Versi PC
Iri dengan blogger kesukaan itu memang tidak baik, tetapi jika saya keluar uang maka akan merasa harus mengisi blog ini dengan lebih efektif lagi. Ibarat kata, saya sudah keluar modal, masa malas mau menulis? *sikap*

Versi HP

Lagipula, meski saya tahu iri itu tidaklah baik, tetapi nyatanya kebanyakan hal yang membuat saya berhasil adalah karena iri dengan kesuksesan orang lain. Memang terdengar aneh, tetapi bagi saya tidak sepenuhnya aneh.

Saya kan sejak awal sudah aneh seperti alien, hahaha.

Belinya di SkyandStar.co karena bisa transfer ATM. Dia juga ada di Esty sih, tapi ya manalah saya punya paypal. Paling benar saya langsung ke website sajalah. Penjualnya baik dan agak slow respond karena dia harus cek manual.

Kalau sudah tampilan begini, masa saya malas menulis? Modalnya ini lumayan untuk mengubah tampilan blog, hahaha.

Tampilan Baru

Kamis, 11 Januari 2018


Karena sesungguhnya saya sudah bosan dengan tampilan blog yang tidak responsif.

Versi PC
Versi PC
Iri dengan blogger kesukaan itu memang tidak baik, tetapi jika saya keluar uang maka akan merasa harus mengisi blog ini dengan lebih efektif lagi. Ibarat kata, saya sudah keluar modal, masa malas mau menulis? *sikap*

Versi HP

Lagipula, meski saya tahu iri itu tidaklah baik, tetapi nyatanya kebanyakan hal yang membuat saya berhasil adalah karena iri dengan kesuksesan orang lain. Memang terdengar aneh, tetapi bagi saya tidak sepenuhnya aneh.

Saya kan sejak awal sudah aneh seperti alien, hahaha.

Belinya di SkyandStar.co karena bisa transfer ATM. Dia juga ada di Esty sih, tapi ya manalah saya punya paypal. Paling benar saya langsung ke website sajalah. Penjualnya baik dan agak slow respond karena dia harus cek manual.

Kalau sudah tampilan begini, masa saya malas menulis? Modalnya ini lumayan untuk mengubah tampilan blog, hahaha.

Sebenarnya tidak penting sekali ini, hanya saja saya mau menuliskannya. Anggap saja saya narsistik, biarkan sajalah. Ini kan blog saya, terserah mau menulis seperti apa.

Jadi ... sebenarnya ini nama Cina saya. Nama asli terlalu panjang, jadi saya memilih menggunakan nama Cina saja. Lagipula di media sosial, bukankah kita bebas untuk menjadi apa saja yang kita inginkan asal bisa mempertanggung jawabkannya?

Shen Mei Leng, itu sebenarnya nama Cina saya. Akan tetapi, itu terlalu gimana, sehingga saya menggabungkan Meileng-nya. Ya anggap saa nama Hwang Min Hyun yang suka ditulis di fanfiction sebagai Hwang Minhyun

*apa hubungannya yak?*

Shen sendiri memiliki makna sebagai rasi bintang paling terang di gugus Orion. Juga ini salah satu daru 34 marga di Cina, yang kalau boleh jujur nama marganya tidak cukup mainstream.

Mei memiliki makna sebagai cantik. Saya tidak merasa secantik itu, karena sebenarnya saya ini tipe pemalas merawat kulit wajah. Mungkin nanti akan ada saatnya untuk dirawat, lol.

Leng maknanya adalah lonceng. Serta sepertinya benar adanya, karena sekali ngomong susah untuk berhenti dan kadang tidak bisa mengontrol suara saya karena cukup nyaring.

Saya baru tahu nama ini saat umur 14 tahun, saat tinggal di Pontianak. Waktu itu saya bertanya apa nama Cina saya dan ternyata seperti itu. Meski pun saya memiliki darah Cina, nyatanya saya bahkan tidak bisa berbahasa itu.

Jadi anggap saja saya Cina KW, hahaha.

Sebenarnya saya tahu dengan memakai nama ini, saya dianggap alay. Karena wajah saya tidak putih seperti Cina pada umumnya dan saya tidak bisa berbahasa Cina. Namun, apa salahnya saya menghargai nama yang diberikan oleh Ama--itu Nenek saya dari pihak Ayah--dengan memakainya di semua media sosial saya?

Apa kita tidak bisa saling menghargai? Saya hanya menggunakan nama sebagai cara untuk menghargai Ama. Saya tidak merugikan kalian dan jika tidak suka, blok saja. Hidup jangan dibuat susah.

Di Balik Nama Shen Meileng


Sebenarnya tidak penting sekali ini, hanya saja saya mau menuliskannya. Anggap saja saya narsistik, biarkan sajalah. Ini kan blog saya, terserah mau menulis seperti apa.

Jadi ... sebenarnya ini nama Cina saya. Nama asli terlalu panjang, jadi saya memilih menggunakan nama Cina saja. Lagipula di media sosial, bukankah kita bebas untuk menjadi apa saja yang kita inginkan asal bisa mempertanggung jawabkannya?

Shen Mei Leng, itu sebenarnya nama Cina saya. Akan tetapi, itu terlalu gimana, sehingga saya menggabungkan Meileng-nya. Ya anggap saa nama Hwang Min Hyun yang suka ditulis di fanfiction sebagai Hwang Minhyun

*apa hubungannya yak?*

Shen sendiri memiliki makna sebagai rasi bintang paling terang di gugus Orion. Juga ini salah satu daru 34 marga di Cina, yang kalau boleh jujur nama marganya tidak cukup mainstream.

Mei memiliki makna sebagai cantik. Saya tidak merasa secantik itu, karena sebenarnya saya ini tipe pemalas merawat kulit wajah. Mungkin nanti akan ada saatnya untuk dirawat, lol.

Leng maknanya adalah lonceng. Serta sepertinya benar adanya, karena sekali ngomong susah untuk berhenti dan kadang tidak bisa mengontrol suara saya karena cukup nyaring.

Saya baru tahu nama ini saat umur 14 tahun, saat tinggal di Pontianak. Waktu itu saya bertanya apa nama Cina saya dan ternyata seperti itu. Meski pun saya memiliki darah Cina, nyatanya saya bahkan tidak bisa berbahasa itu.

Jadi anggap saja saya Cina KW, hahaha.

Sebenarnya saya tahu dengan memakai nama ini, saya dianggap alay. Karena wajah saya tidak putih seperti Cina pada umumnya dan saya tidak bisa berbahasa Cina. Namun, apa salahnya saya menghargai nama yang diberikan oleh Ama--itu Nenek saya dari pihak Ayah--dengan memakainya di semua media sosial saya?

Apa kita tidak bisa saling menghargai? Saya hanya menggunakan nama sebagai cara untuk menghargai Ama. Saya tidak merugikan kalian dan jika tidak suka, blok saja. Hidup jangan dibuat susah.


Sudah 2018 dan saya tidak mau muluk-muluk untuk menargetkan resolusi tahunan. Saya belajar dari pengalaman, resolusi itu hanya jalan seminggu, setelahnya bubar jalan.

Tahun 2018 ini, saya hanya berharap beberapa hal bisa terlaksana, di antara:

⭐ Bisa menyelesaikan TA dan Ayah saya bisa melihat saya diwisuda sebelum kesehatannya semakin menurun.

⭐ Mendapatkan pekerjaan yang layak agar bisa meringankan beban orang tua.

⭐ Benar-benar merealisasikan menerbitkan buku, meski hanya self publishing sekali pun.

⭐ Membayar janji-janji saya begitu memiliki uang hasil dari bekerja. Karena janji itu adalah hutang.

⭐ Benar-benar mengisi blog ini, karena saya ingin mematahkan jinx sendiri jika saya manusia inkonsisten.



Tahun 2017 jujur merupakan tahun yang berat. Baik secara emosional, mau pun sebagai fans KPOP jaman old seperti saya ini. Semoga tahun ini banyak hal positif yang bisa saya lakukan.

HELLO 2018

Rabu, 10 Januari 2018



Sudah 2018 dan saya tidak mau muluk-muluk untuk menargetkan resolusi tahunan. Saya belajar dari pengalaman, resolusi itu hanya jalan seminggu, setelahnya bubar jalan.

Tahun 2018 ini, saya hanya berharap beberapa hal bisa terlaksana, di antara:

⭐ Bisa menyelesaikan TA dan Ayah saya bisa melihat saya diwisuda sebelum kesehatannya semakin menurun.

⭐ Mendapatkan pekerjaan yang layak agar bisa meringankan beban orang tua.

⭐ Benar-benar merealisasikan menerbitkan buku, meski hanya self publishing sekali pun.

⭐ Membayar janji-janji saya begitu memiliki uang hasil dari bekerja. Karena janji itu adalah hutang.

⭐ Benar-benar mengisi blog ini, karena saya ingin mematahkan jinx sendiri jika saya manusia inkonsisten.



Tahun 2017 jujur merupakan tahun yang berat. Baik secara emosional, mau pun sebagai fans KPOP jaman old seperti saya ini. Semoga tahun ini banyak hal positif yang bisa saya lakukan.


Jujur tahun ini adalah tahun terberat saya. Mulai dari harus berdamai dengan diri sendiri yang tertinggal dari orang lain, marah dengan situasi ekonomi saya yang cukup terpuruk dan juga berita tentang kematian Jonghyun Shinee.

Kejadian Jonghyun mengajarkan saya bahwa penyakit mental tidak bisa dianggap sepele. Bahwa semua orang pasti tertekan dan sayangnya, tidak semua orang punya support system yang baik.

Mungkin berita baiknya adalah, saya sudah menemukan wadah untuk menulis, setelah saya muak menulis di FFn dan berkelana entah ke mana saja. Blog ini juga saya rombak lagi dari awal dan tidak apa-apa, semua orang butuh reset pada hidupnya.

Tahun 2017 jika bisa dideskripsikan dalam 1 kata, mess.

Sekacau itulah tahun ini bagi saya dan harapannya tahun 2018 membuat saya bahagia. Bahagia karena diri sendiri, bukan karena orang lain.

GOODBYE 2017

Minggu, 31 Desember 2017


Jujur tahun ini adalah tahun terberat saya. Mulai dari harus berdamai dengan diri sendiri yang tertinggal dari orang lain, marah dengan situasi ekonomi saya yang cukup terpuruk dan juga berita tentang kematian Jonghyun Shinee.

Kejadian Jonghyun mengajarkan saya bahwa penyakit mental tidak bisa dianggap sepele. Bahwa semua orang pasti tertekan dan sayangnya, tidak semua orang punya support system yang baik.

Mungkin berita baiknya adalah, saya sudah menemukan wadah untuk menulis, setelah saya muak menulis di FFn dan berkelana entah ke mana saja. Blog ini juga saya rombak lagi dari awal dan tidak apa-apa, semua orang butuh reset pada hidupnya.

Tahun 2017 jika bisa dideskripsikan dalam 1 kata, mess.

Sekacau itulah tahun ini bagi saya dan harapannya tahun 2018 membuat saya bahagia. Bahagia karena diri sendiri, bukan karena orang lain.

Sebuah kenyataan yang sulit saya terima. Tanggal 18 Desember adalah hari ulang tahun Ayah saya, tetapi saya tidak akan pernah mengira jika hari ini juga di mana penggemar KPOP kehilangan salah satu vokalis terbaiknya dengan cara yang seperti ini.

Sedih, sakit dan tangis. Tiga hal yang saya ingat setiap detik demi detik berlalu, menarik ke bawah layar untuk menyegarkan laman Twitter. Banyam berita simpang siur, tentang keadaanmu, Jonghyun.

Lalu pada akhirnya, SM merilis pernyataan resmi. Bahwa Jonghyun telah tiada. Saya yang bukan Shawol (sebutan penggemar SHINee) saja sesedih ini. Apalagi jika itu adalah penggemarnya, juga member SHINee lainnya.

Semua orang yang kenal KPOP sebelum tahun 2010 pasti tahu mereka. Masa muda penggemar KPOP pada jaman itu pasti familiar dengan lagu Ring Ding Dong atau Replay.

Mereka menemani saya dari fans kekanakan menjadi dewasa. Menemani sepertiga perjalan hidup saya dan tahun 2018 harusnya 10 tahun peringatan mereka debut. Hanya saja, semuanya tidak lagi sama.

Rasanya sakit saat kepergian Jonghyun. Saya rasa semua penggemar KPOP juga merasakan hal yang sama. Bahkan saya membaca beberapa fansnya mencoba bunuh diri, karena tidak bisa menerima kenyataan.

Saya yang bukan penggemar fanatiknya saja sampai sakit, apalagi yang mengikuti SHINee sejak awal? Saya tidak bisa membayangkan rasa sakitnya. Apalagi manusia tidak punya otak malah memperolok kematian Jonghyun.

Membandingkannya dengan plastik, hanya karena di Korea Selatan sana seringkali praktik operasi plastik adalah hal yang lumrah. Atau membandingkan dengan kematian rakyat Palestina.

Entahlah, saya bahkan mempertanyakan di mana empatinya sebagai seorang manusia. Lalu saya sadar, kalau semua orang seperti ini bagaimana dengan jiwa-jiwa seperti Jonghyun yang masih berada di luar sana?

Apa mereka akan memilih jalan seperti Jonghyun karena semua orang tidak bisa memahami kondisinya?

Jonghyun, saya tidak akan mengenang bagaimana caramu pergi. Saya akan terus mengenang bagaimana karyamu telah menemani saya melewati banyak hal. Semoga tenang di sana, karena kamu tengah menerima pilihanmu.

Saya hanya bisa memberikan pesan untuk kuat. Ini pelajaran bagi saya, pengingat bagi saya jika mulai bersikap jahat kepada satu Idol.

Mereka juga manusia. Mereka punya perasaan dan setiap caci maki yang dilontarkan di media sosial pasti menimbulkan bekas di jiwanya. Setiap orang memiliki cara berbeda untuk menerimanya. Hanya saja satu yang jelas, itu menyakiti perasaan idol tersebut.

Teruntuk idola saya, ada sebuah gambar yang saya harap semua fans bisa berpikiran seperti ini.


Thank You, Jonghyun

Jumat, 22 Desember 2017


Sebuah kenyataan yang sulit saya terima. Tanggal 18 Desember adalah hari ulang tahun Ayah saya, tetapi saya tidak akan pernah mengira jika hari ini juga di mana penggemar KPOP kehilangan salah satu vokalis terbaiknya dengan cara yang seperti ini.

Sedih, sakit dan tangis. Tiga hal yang saya ingat setiap detik demi detik berlalu, menarik ke bawah layar untuk menyegarkan laman Twitter. Banyam berita simpang siur, tentang keadaanmu, Jonghyun.

Lalu pada akhirnya, SM merilis pernyataan resmi. Bahwa Jonghyun telah tiada. Saya yang bukan Shawol (sebutan penggemar SHINee) saja sesedih ini. Apalagi jika itu adalah penggemarnya, juga member SHINee lainnya.

Semua orang yang kenal KPOP sebelum tahun 2010 pasti tahu mereka. Masa muda penggemar KPOP pada jaman itu pasti familiar dengan lagu Ring Ding Dong atau Replay.

Mereka menemani saya dari fans kekanakan menjadi dewasa. Menemani sepertiga perjalan hidup saya dan tahun 2018 harusnya 10 tahun peringatan mereka debut. Hanya saja, semuanya tidak lagi sama.

Rasanya sakit saat kepergian Jonghyun. Saya rasa semua penggemar KPOP juga merasakan hal yang sama. Bahkan saya membaca beberapa fansnya mencoba bunuh diri, karena tidak bisa menerima kenyataan.

Saya yang bukan penggemar fanatiknya saja sampai sakit, apalagi yang mengikuti SHINee sejak awal? Saya tidak bisa membayangkan rasa sakitnya. Apalagi manusia tidak punya otak malah memperolok kematian Jonghyun.

Membandingkannya dengan plastik, hanya karena di Korea Selatan sana seringkali praktik operasi plastik adalah hal yang lumrah. Atau membandingkan dengan kematian rakyat Palestina.

Entahlah, saya bahkan mempertanyakan di mana empatinya sebagai seorang manusia. Lalu saya sadar, kalau semua orang seperti ini bagaimana dengan jiwa-jiwa seperti Jonghyun yang masih berada di luar sana?

Apa mereka akan memilih jalan seperti Jonghyun karena semua orang tidak bisa memahami kondisinya?

Jonghyun, saya tidak akan mengenang bagaimana caramu pergi. Saya akan terus mengenang bagaimana karyamu telah menemani saya melewati banyak hal. Semoga tenang di sana, karena kamu tengah menerima pilihanmu.

Saya hanya bisa memberikan pesan untuk kuat. Ini pelajaran bagi saya, pengingat bagi saya jika mulai bersikap jahat kepada satu Idol.

Mereka juga manusia. Mereka punya perasaan dan setiap caci maki yang dilontarkan di media sosial pasti menimbulkan bekas di jiwanya. Setiap orang memiliki cara berbeda untuk menerimanya. Hanya saja satu yang jelas, itu menyakiti perasaan idol tersebut.

Teruntuk idola saya, ada sebuah gambar yang saya harap semua fans bisa berpikiran seperti ini.


Idola apa dulu yang mau dibahas? Karena sekarang, saya tahu idola itu tidak hanya artis di TV saja. Ada banyak macamnya, hanya saja saya memilih membahas satu yang menganggu sejak Selasa sore.


Karena saya hanyalah mahluk pencinta visual, maka jawabannya jelas mau membahas siapa. Idola dari Korea sana. Cuma bukan BTS yang mau dibahas. Maaf saya aja masih belum bisa bedain semua membernya kecuali RM dan Jungkook. Eh, sama Suga deng. Saya membahas ini secara general saja.

Oke, kembali ke fokus judul ini. Masa depan idola. Ini pun sebenarnya masih rancu, jadi mau saya pecah jadi beberapa subjek.



POPULARITAS

Karena ketenaran itu tidaklah selamanya.

Faktanya, populer itu fana, sementara hidup ini nyata. Lalu jika mereka sudah tidak populer lagi, mereka akan hidup dari apa?

Karena fans seloyal apa pun, akan ada masanya untuk berhenti jadi fans. Karena ini hanyalah fase kehidupan. Serta jangan lupakan fakta, dunia entertainment itu keras. Akan banyak pesaing yang tidak mungkin yang populer hari ini, besok mungkin bukanlah siapa-siapa.

Jadi jangan heran sama idola yang rela kerja dari pagi ketemu pagi demi mengumpulkan Won. Karena mereka tahu, masa ini tidaklah selamanya. Selama masa ini masih ada, mereka akan terus bekerja demi memastikan fansnya tetap mencintainya.

Karena dunia ini terlalu cepat berputar dan tidak bisa diprediksi.

JIKA PUNYA PACAR ATAU MENIKAH

Sungguh level kepedulian saya akan hal ini terlalu tinggi. Oh tenang, saya bukan penganut "oppa is mine" karena siapalah daku ini?

Hanya saja, pernahkah terpikirkan oleh para fans sikap apa yang diambil jika idolanya mengalami fase ini? Karena akuilah, para idola ini bergantung pada pada fans sebagai sumber mata pencahariannya.

Jangan mendustakan nuranimu, karena kamu membayar sejumlah uang dan mengorbankan waktu untuk tahu tentang idolamu. Baik beli album, menonton di youtube dan V channel (memangnya nonton tidak butuh kuota internet ha?), beli merchandise, ikut serta kalau mampu nonton konser dan fan meeting.

Lalu dengan semua pengorbanan ini, tiba-tiba idola kamu mengumumkan kalau punya pacar atau mau menikah (ya tidak diumumkan sih, biasa dispatch yang buat berita), gimana perasaanmu?

Logikanya, ya tidak apa-apa. Karena dia manusia biasa dan kita menyukai karyanya.

Iya logikanya seperti itu. Kenyataanya?

DITINGGAL SAMA FANS LAH. UNTUK APA BIAYAIN ORANG YANG HIDUPNYA UNTUK BERSAMA ORANG LAIN?

Kejam ya? Hanya saja, bukankah ini kenyataanya? Alasan ini pula yang membuat banyak idol berbohong jika mereka masih sendiri, mereka masih belum berminat berpacaran atau bilang mereka hanya cinta pada fansnya.


SETELAH MASANYA HABIS

Karena sudah tidak menjadi idola lagi akibat kalah saing dengan pendatang baru.

Karena wajib mikiter dan saat kembali, fansnya sudah pergi. 

Karena keputusan untuk menikah.

Seperti poin pertama, dunia idola itu popularitasnya fana.

Bayangkan saja begini, idola ini cukup populer dan seharusnya dia punya uang cukup untuk membiayai hidupnya. Hanya saja, bagaimana setelah masanya habis, dia malah hidup susah? Tempat tinggal bukan milik sendiri, tapi masih mengontrak. Dia tidak punya sumber penghasilan karena tidak diterima dimana pun.

Sedih tidak membayangkannya? Sedih harusnya, kalau masih manusia yang punya rasa empati.

Meski pasti akan bertanya-tanya, uangnya ke mana? Saat populer dia melakukan apa sampai setelah lewat masanya jadi susah begini?

Karena kebanyakan dari mereka tidak mau keluar dari zona nyaman. Hal inilah yang membuat mereka susah di kemudian hari. Karena berharap pada fans, sementara dia sendiri tidak berusaha mengembangkan diri di bidang lain.

Contoh nyatanya? Eli U-Kiss yang mana pada eranya cukup populer, baik di Korea mau pun di Jepang. Lalu bagaimana hidupnya di Mr. House Husband yang bikin miris. Membuat saya berpikir, "apa idola saya di masa depan nasibnya akan seperti dia setelah menikah?"





Intinya adalah, ini hasil pemikiran sampah soal idola saya. Bagaimana jika dia kehilangan masa populernya? Apakh dia akan hidup baik dan bahagia atau malah hidup susah dan memiliki kasus?

Tidak ada solusi, karena saya pun juga tidak tahu bagaimana cara menyampaikan hal ini kepada idola saya.

Kalau kata teman, "doakan saja agar dia tahu harus mengambil jalan hidup apa untuk ke depannya."

Masa Depan Idola

Rabu, 29 November 2017

Idola apa dulu yang mau dibahas? Karena sekarang, saya tahu idola itu tidak hanya artis di TV saja. Ada banyak macamnya, hanya saja saya memilih membahas satu yang menganggu sejak Selasa sore.


Karena saya hanyalah mahluk pencinta visual, maka jawabannya jelas mau membahas siapa. Idola dari Korea sana. Cuma bukan BTS yang mau dibahas. Maaf saya aja masih belum bisa bedain semua membernya kecuali RM dan Jungkook. Eh, sama Suga deng. Saya membahas ini secara general saja.

Oke, kembali ke fokus judul ini. Masa depan idola. Ini pun sebenarnya masih rancu, jadi mau saya pecah jadi beberapa subjek.



POPULARITAS

Karena ketenaran itu tidaklah selamanya.

Faktanya, populer itu fana, sementara hidup ini nyata. Lalu jika mereka sudah tidak populer lagi, mereka akan hidup dari apa?

Karena fans seloyal apa pun, akan ada masanya untuk berhenti jadi fans. Karena ini hanyalah fase kehidupan. Serta jangan lupakan fakta, dunia entertainment itu keras. Akan banyak pesaing yang tidak mungkin yang populer hari ini, besok mungkin bukanlah siapa-siapa.

Jadi jangan heran sama idola yang rela kerja dari pagi ketemu pagi demi mengumpulkan Won. Karena mereka tahu, masa ini tidaklah selamanya. Selama masa ini masih ada, mereka akan terus bekerja demi memastikan fansnya tetap mencintainya.

Karena dunia ini terlalu cepat berputar dan tidak bisa diprediksi.

JIKA PUNYA PACAR ATAU MENIKAH

Sungguh level kepedulian saya akan hal ini terlalu tinggi. Oh tenang, saya bukan penganut "oppa is mine" karena siapalah daku ini?

Hanya saja, pernahkah terpikirkan oleh para fans sikap apa yang diambil jika idolanya mengalami fase ini? Karena akuilah, para idola ini bergantung pada pada fans sebagai sumber mata pencahariannya.

Jangan mendustakan nuranimu, karena kamu membayar sejumlah uang dan mengorbankan waktu untuk tahu tentang idolamu. Baik beli album, menonton di youtube dan V channel (memangnya nonton tidak butuh kuota internet ha?), beli merchandise, ikut serta kalau mampu nonton konser dan fan meeting.

Lalu dengan semua pengorbanan ini, tiba-tiba idola kamu mengumumkan kalau punya pacar atau mau menikah (ya tidak diumumkan sih, biasa dispatch yang buat berita), gimana perasaanmu?

Logikanya, ya tidak apa-apa. Karena dia manusia biasa dan kita menyukai karyanya.

Iya logikanya seperti itu. Kenyataanya?

DITINGGAL SAMA FANS LAH. UNTUK APA BIAYAIN ORANG YANG HIDUPNYA UNTUK BERSAMA ORANG LAIN?

Kejam ya? Hanya saja, bukankah ini kenyataanya? Alasan ini pula yang membuat banyak idol berbohong jika mereka masih sendiri, mereka masih belum berminat berpacaran atau bilang mereka hanya cinta pada fansnya.


SETELAH MASANYA HABIS

Karena sudah tidak menjadi idola lagi akibat kalah saing dengan pendatang baru.

Karena wajib mikiter dan saat kembali, fansnya sudah pergi. 

Karena keputusan untuk menikah.

Seperti poin pertama, dunia idola itu popularitasnya fana.

Bayangkan saja begini, idola ini cukup populer dan seharusnya dia punya uang cukup untuk membiayai hidupnya. Hanya saja, bagaimana setelah masanya habis, dia malah hidup susah? Tempat tinggal bukan milik sendiri, tapi masih mengontrak. Dia tidak punya sumber penghasilan karena tidak diterima dimana pun.

Sedih tidak membayangkannya? Sedih harusnya, kalau masih manusia yang punya rasa empati.

Meski pasti akan bertanya-tanya, uangnya ke mana? Saat populer dia melakukan apa sampai setelah lewat masanya jadi susah begini?

Karena kebanyakan dari mereka tidak mau keluar dari zona nyaman. Hal inilah yang membuat mereka susah di kemudian hari. Karena berharap pada fans, sementara dia sendiri tidak berusaha mengembangkan diri di bidang lain.

Contoh nyatanya? Eli U-Kiss yang mana pada eranya cukup populer, baik di Korea mau pun di Jepang. Lalu bagaimana hidupnya di Mr. House Husband yang bikin miris. Membuat saya berpikir, "apa idola saya di masa depan nasibnya akan seperti dia setelah menikah?"





Intinya adalah, ini hasil pemikiran sampah soal idola saya. Bagaimana jika dia kehilangan masa populernya? Apakh dia akan hidup baik dan bahagia atau malah hidup susah dan memiliki kasus?

Tidak ada solusi, karena saya pun juga tidak tahu bagaimana cara menyampaikan hal ini kepada idola saya.

Kalau kata teman, "doakan saja agar dia tahu harus mengambil jalan hidup apa untuk ke depannya."