Featured Post

Tentang Masa Depan

Waktu itu, saya juga ada menuliskan hal itu. Saya benar-benar di fase fcked up bangetlah kalau boleh jujur, sampai menghadapi TA saja tidak ...

Read More

Tentang Masa Depan

Jumat, 22 Juni 2018

Tidak ada komentar
Waktu itu, saya juga ada menuliskan hal itu. Saya benar-benar di fase fcked up bangetlah kalau boleh jujur, sampai menghadapi TA saja tidak berani selama sebulanan ini.



Kalau baca di sini, di postingan itu intinya saya tidak yakin bisa bekerja di dunia migas. Beberapa kali saya berusaha menyakinkan diri bahwa bisa, semua akan ada jalannya. Lalu beberapa kali mimpi selama bulan puasa itu yang intinya saya diremehkan. Diremehkannya dengan bilang saya bodoh dan meski di mimpi-mimpi itu akhirnya saya bisa bekerja, tapi saat bangun untuk sahur jadi berpikir.

(Baca: Kekhawatiran Mendapatkan Pekerjaan di Migas)

Anggap saja saya pesimis, tapi saya lebih suka menganggap diri ini rasional. Dari mimpi itu, ada beberapa hal yang disadari dan membuat saya memikirkan kembali untuk mencoba melamar pekerjaan ke dunia migas.

Pertama, saya paling tidak suka diremehkan. Lebih spesifiknya, saya paling tidak suka dikata bodoh dan bahasa lebih kasar yang intinya itu. Saya pernah merasakan dikatain seperti itu dan meski itu memang memotivasi, saya masih sakit hati sampai sekarang kalau mengingatnya.

Kedua, seperti saya bilang di postingan-postingan lalu, kalau IPK saya tidak akan sampai 3. Dengan nilai segitu, saya rasa pekerjaan yang bisa ditekuni adalah bekerja di bank. Terserahlah kalau nanti dikatain kuliah capek-capek tidak sesuai jurusan, tetapi rasional sajalah. Saya butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga di rumah dan yang terpikirkan adalah ini.

Ketiga, anggap saja alasan saya cemen, saya tidak mau gosong karena kerja di lapangan. Saya mulai tertarik dengan make-up dan kalau sampai kerja di dunia migas dan ditempatkan di lapangan, bye saja riasan di muka. Adanya nanti muka malah kacau karena kena panas lapangan.

Saya sudah yakin akan melamar pekerjaan di bank begitu lulus kuliah dan biarlah pekerjaan dari bawah serta gajinya UMR lebih sedikit. Tidak masalah, karena sebenarnya selain uang, yang saya kejar ada 2 hal pada pekerjaan ini.

Satu, saya tidak mau menikah. Setidaknya tidak dalam lima tahun ke depan dan bekerja di bank memberikan kesempatan hal itu. Maksudnya ... sudah peraturan tertulis bukan kalau bekerja di bank belum menikah dan tidak berniat menikah dalam jangka waktu tertentu? Itu yang saya kejar.

Dua, ada bank yang membuka cabang di Seoul. Silahkan anggap saya halu, tapi saya ingin ditempatkan di sana. Bukan buat fangirl (karena sepertinya kalau saya sampai penempatan di sana pun, idol yang saya suka pada inactive), tapi memang dari dulu saya ingin tinggal di luar negeri dan spesifiknya di sini.

Ada alasan khusus kenapa saya tidak ingin menikah muda dan mungkin suatu saat nanti akan dibahas kemari. Sampai saat itu tiba, setidaknya biarkan saya menuliskan alasan general saya memilih masa depan seperti ini. Silahkan dihina, tapi tidak semua orang paham akan alasan saya itu.

Meski saya tahu mengkhawatirkan masa depan yang belum terjadi tidaklah selalu baik, tapi saya tidak bisa mengabaikannya. Saya juga ingin tidur tenang karena tahu apa yang ingin dicapai tahun ini.
Read More

Bacaan Shen #1 - #20

Kamis, 21 Juni 2018

Tidak ada komentar
Anggap saja ini komitmen untuk kembali mengisi blog ini. Beberapa link di sini mungkin akan berakhir menjadi sumber tulisan saya. Daripada saya lupa dan berakhir dengan close all tab di HP. 



Perlu diingat, bacaan saya cukup luas dan terkadang terlalu random. Tidak apa-apa, karena membaca hal seperti ini justru membuka banyak perspektif baru. 

*

Sebenarnya artikel ini lebih ke mempromosikan film dan kalau baca sumber aslinya, lebih bikin patah hati. Umurnya 23 tahun saat dihukum mati, itu semua karena tidak ada yang mengerti tentang depresinya. Sesedih dan semengerikan itulah depresi bisa mengubah seseorang. 

Terkadang hal seperti ini perlu diabadikan. Juga, tidak perlu malu mengakui kalau mendapatkan sumber quotes kehidupan dari website gosip, lol. 

Bacaan yang menarik, meski entah saya tidak terpapar hal ini secara langsung. Mungkin karena struggle sekarang adalah menyelesaikan TA dan belum melihat dunia secara luas? Entahlah, yang jelas bacaan ini menarik. 

Sebuah tema yang menarik dibaca karena sebenarnya saya suka malas sendiri lihat orang yang terlalu berlebihan dalam suatu hal. Contohnya seperti ini, maunya skin care 100% natural ingredients. Logikanya saja, yang alami aja pasti punya kandungan kimia (karena reaksi pada lingkungan), bagaimana mau mengharapkan skin care serta make up seperti ini? Sesungguhnya orang kayak ini sasaran empuk buat orang-orang marketing ๐Ÿ˜ช

Lalu saya teringat dengan salah satu judul video Edward Avilla yang membahas tema seperti artikel ini, tapi dia lebih ke arah produknya sih. Daripada ingin judge, saya justru mikir banyak hal yang berintikan 1 hal. Ternyata penampilan itu segalanya yah. ๐Ÿ˜ž

Baru tahu hal seperti ini dan ya, ini sangat berguna. Belajar hal remeh temeh begini gak ada salahnya, demi penampilan yang lebih baik.

Bohong banget kalau tidak mau tahu hal ini dari berbagai sumber. Nanti coba baca dan mendapatkan kesimpulan untuk dituliskan kemari.

Sebuah bacaan yang memberikan pandangan baru. Ada beberapa artikel yang intinya juga membahas hal ini, ntar saya copas kemari link-nya. 

Karena membicarakan ini di Indonesia sepertinya tabu, jadi mari baca forum ini. Saya suka tentang Quora adalah yang memberikan jawaban adalah orang-orang dari berbagai bidang. Tentu saja semua jawaban adalah opini, tapi itulah yang membuatnya menarik. 

Follup dari poin nomor 8 dan dari sudut pandang orang yang lama tinggal di Korea. Menarik bacanya, karena saya jadi yakin bahwa mau hidup di mana pun, gak ada namanya hidup semudah drama Korea. 

The perk being good mother for your child. Ini kalau nanya ke netizen Indonesia yang ada emaknya kena bash deh. 

Sebuah pertanyaan yang bisa menimbulkan perdebatan. Pertanyaannya memang terasa mengeneralisir, tapi jawabannya beneran memberikan banyak sudut pandang baru. Ketahuan banget saya kebanyakan baca artikel sampah di website gosip, tapi tidak apa-apa. Namanya juga hidup. 

Baca ini kalau tidak salah sebagai follup "apakah expart bisa beli properti di South Korean?" dan ternyata bisa gaes ๐Ÿ˜ฑ

Asal mula mengapa ada link nomor 13 ๐Ÿ˜‚

Saya tidak pernah terpikirkan hal ini. Sungguh hal remeh kayak gini memang harus lebih diperhatikan lagi kalau mau mengetahui suatu negara. Cuma kalau dipikirkan kembali, air minum di daerah sini pun kayaknya jarang juga langsung diminum. Kan setidaknya dimasak dulu.

Sisi lain yang harus dipertimbangkan saat berpikiran mau menikah dengan orang Korea. Karena hidup tidak tentang hari ini saja. 

Sebuah pertanyaan yang tidak pernah terlintas di kepala kalau nonton drama. Lalu ingin mencari artikel lagi tentang kehidupan Korea itu apakah seperti di drama-drama yang ada.

Anggap saja ingin self improvement dan juga ini bisa digunakan untuk Bahasa Indonesia juga kan? 

Membaca hal umum ini tidak ada salahnya. Lagipula yang ini beneran proper research yang sampai ke sejarahnya. 

Fakta yang sebenarnya sebagian sudah tahu, tetapi ada sebagian yang bikin heran juga. Yah, namanya hidup, penuh kejutan. 

*

Sebenarnya kalau rajin, beberapa artikel di sini bisa jadi tulisan blog. Hanya saja, saya tidak berniat mentranslate ke Bahasa. Malas sih, ngerjain TA aja translate English pun. Berilah saya waktu untuk berhenti dari terjemahan begitu ๐Ÿ˜ญ

Minggu depan, saya rasa bakalan makin banyak link atau makin sedikit link yang tercantumkan? Entahlah. Mungkin juga malah website gosip sampah yang biasa saya baca jangan-jangan nyempil juga ๐Ÿ˜‚

Jadi sudah baca apa aja minggu ini? 
Read More

Mengapa Harus BTS?

Rabu, 20 Juni 2018

Tidak ada komentar
Saya pun bertanya-tanya tentang hal ini. Hanya saja, ada satu hal yang bisa saya katakan dengan jelas, mereka menolong saya untuk tetap hidup.


Sebenarnya saya agak bagaimana menuliskan ini ke blog. Hanya saja, saya benar-benar ingin mencatat banyak hal remeh pada hidup di sini. Karena nyatanya menyimpan di Daylio tidaklah cukup. 

Kalau baca blog saya dari awal, pasti bakalan menemukan kalau dulu bilangnya tidak ngefans banget dengan BTS. Boro-boro ngefans, bedain wajah member saja pusing (maaf, ingatan saya tentang nama cuma sesendok). Semuanya berubah sampai saya dengar lagu di iklan LG dan pusing mencari lagunya apaan. 

Tebak lagu itu apa? Iya benar, Mic Drop. ๐Ÿ˜‚

Akhirnya mengaku kepada teman yang ARMY (sebutan fans BTS) dan diracunilah ini itu. Saya mundur kalau diajak ngomong teori, karena tidak atau tepatnya masih belum tertarik. Karena berawal dari Mic Drop, akhirnya mendengarkan lagu Fake Love dan begitulah. 

Hanya saja, saya masih ragu menyebut diri ini ARMY. Kata itu terlalu kuat dan saya tidak yakin sanggup menanggung tanggung jawab sebagai fans mereka. Jadi biarkan saya dan mendengarkan karya BTS untuk menyemangati hidup. 

Saya juga berbicara kepada teman yang non-ARMY dan dia bilang hal yang saya rasakan. Dulu dia nonton konser BTS yang WINGS dan bilang, "aku bangga bilang kalau konser pertama yang aku tonton adalah konser mereka. Energi mereka bisa tersampaikan kepada yang nonton dan bisa memberikan efek yang tidak semua orang bisa lakukan."

Kita ngobrol lagi dan begitu tahu saya bisa sedikit menjadi lebih baik dari beberapa bulan kebelakang, dia senang. Karena dia saksi yang mendengarkan berbagai keluhan saya. Dari saya capek dengan TA yang tidak bisa selesai, ada suara yang nyaring di kepala ini menyuruh untuk mati dan sampai yang paling parah, saya mulai kehilangan cara untuk berkomunikasi dengan orang lain. 

Mungkin benar kata teman saya, kebanyakan fans mereka bertemu saat terbawah pada hidupnya. Banyak yang menyesal tidak mengetahui mereka dari awal, tetapi saya justru berpikir mungkin itulah alasan BTS bisa sukses. Mereka hadir di saat yang tepat dan tidak semua orang bisa melakukannya.
Read More

Ingatlah untuk Mencintai Diri Sendiri

Sabtu, 09 Juni 2018

Tidak ada komentar
Ini semua karena iseng membuat wallpaper HP sendiri dan berakhir kepikiran apa yang terjadi belakangan ini.



Hidup belakangan ini tidak bisa saya bilang baik, ada banyak hal yang membuat beberapa orang khawatir terhadap kesehatan jiwa saya. Begini begitu, akhirnya saya merasa tidak ada alasan lagi untuk hidup. 

Sampai bulan puasa tiba dan saya pikir bakalan dijalani dengan berat. Namun, begitu saya jalani, tidak terasa capai dan lapar. Mungkin untuk alasan terakhir yang tidak lapar itu, karena saya sudah terbiasa untuk tidak makan seharian. Tipikal kehidupan saya yang kalau banyak pikiran pasti berakhir menyiksa diri sendiri. 

Tidak memberikan hak kepada tubuh (makan) bagi saya adalah menyiksa diri sendiri. Saya tidak pernah setuju dengan diet yang sampai tidak makan apa pun agar cepat kurus. Bagi saya, itu sama saja membunuh diri sendiri secara perlahan. 

Lalu saya tidak menyangka pada akhirnya menjadi fans BTS. Masih menjadi fans kasual, bukan fans yang gimana begitu. Hanya saja, saya akhirnya mengerti kenapa mereka bisa populer. Lagu mereka entah kenapa membantu saya untuk menghadapi semuanya. Membuat saya bisa yakin kepada diri sendiri dan akhirnya bisa mencintai diri saya yang tidak sempurna ini. 

Saya membicarakan efek BTS kepada 2 teman dan mereka mengamini hal yang sama. Bahwa BTS memang memiliki energi yang unik, bisa membuat kita menjadi lebih baik. Membuat kita bisa menghadapi masalah yang ada pada hidup dan itu adalah hal yang jarang ditemukan. Salah satu teman saya bahkan bilang dia juga menemukan BTS di titik terendah dalam hidupnya. 

Nanti mau saya bahas di postingan sendiri tentang mereka. Sekarang saya hanya mau menuliskan apa yang terpikirkan dan maafkan bahasa yang kacau balau ini. Kelamaan tidak menulis serius, lol. ๐Ÿ˜‚

[Baca juga: Kenapa Harus BTS]

Kenapa saya memilih judul ini? Simpel, jika suatu saat nanti saya memilih membaca ulang blog ini maka ada catatan bahwa saya ada di fase ini. Bahwa kehidupan saya tidak selalu tentang pelagi atau pun badai. 
Read More

Mengubah Tampilan Blog (Lagi)

Jumat, 08 Juni 2018

Tidak ada komentar
Saya tahu, kesannya tidak bersyukur dengan tema kemarin. Hanya saja, saya benar-benar ingin mengubah blog ini menjadi lebih personal dan temanya yang one of a kind.


Awalnya, saya mau membeli tema seperti punya blogger favorit saya. Hanya saja dia bilang tidak bisa karena sudah penuh jam kerjanya dan pada akhirnya saya kembali ke Sky and Star lagi. Kali ini saya maunya custom antara Lykee dan Daybreak. Itu pun saya minta banyak perubahan begini begitu sehingga meenjadi tampilan yang sekarang kalian lihat di device masing-masing,

Kak Angel baik dan sabar menghadapi saya yang minta ini itu dan namanya custom itu pasti lebih mahal dari harga premade, tetapi saya puas. Karena tema yang sekarang dipakai itu benar-benar sesuai dengan saya. Juga kalau kalian sadar, header blog ini juga berubah.

Orang yang menggambar masih sama, pindanglicious. Saya dari dulu memang sudah membeli gambarnya, dari jaman dia menjual gambarnya cuma 50 ribuan sampai sekarang yang menyesuaikan tingkat kesulitan dan kebawelan yang membeli gambarnya. Beneran, saya bangga banget sama Rin ini, karena style gambarnya berubah menjadi lebih baik dan sebagai support tentu saja dengan membeli gambarnya dengan harga pantas.

Hmm ... apa lagi ya? Intinya cuma ini aja sih dan saya berusaha untuk mengurus blog ini dengan benar karena sudah memiliki tema yang disukai.
Read More

Mencintai Diri Sendiri Sebelum Mencintai Orang Lain

Senin, 21 Mei 2018

Tidak ada komentar
Sebenarnya, saya jarang-jarang mendengarkan lagu BTS. Favorit saya tetap Not Today, lalu saya mendengar lagu Fake Love. Awalnya biasa saja, karena entah kenapa rasanya tidak BTS (yah maklum ini bukan fans garis kerasnya). Lalu mencari tahu artinya dan mencoba mendengarkan ulang sambil membaca artinya. 

INI HATI SAYA TIDAK KUAT, MAU MEWEK ๐Ÿ˜ญ


Jadi begini, saya harus disclaimer kalau tidak paham segala teori BTS atau ini albumnya seperti apa. Saya hanya murni menikmati lagunya dan maknanya. Kalau boleh ditambahkan, saya bahkan cuma bisa mengenali RM, Suga dan Jungkook dari sekali lihat. 

Silahkan tutup postingan ini kalau tidak terima dengan kejujuran saya. Hanya saja, saya mau membahas makna lagunya.

[Update: sekarang malah jadi fans mereka dan bisa membedakan semua membernya. Sebuah kemajuan yah]


๋„ ์œ„ํ•ด์„œ๋ผ๋ฉด ๋‚œ
For you, I
์Šฌํผ๋„ ๊ธฐ์œ ์ฒ™ ํ•  ์ˆ˜๊ฐ€ ์žˆ์—ˆ์–ด
Could pretend like I was happy when I was sad

KOK BARU DUA KALIMAT PERTAMA AJA UDAH EMOSI.

Sedih sih sebenarnya, karena memang banyak yang di dalam suatu hubungan yang seperti ini. Karena takut ditinggalkan, jadi selalu bilang bahagia dan baik-baik saja, padahal tidak seperti itu. Lebih baik jujur kepada orang yang kita sayangi atau berakhir perlu bertemu psikolog karena semakin berbahaya.

Baru di sini aja udah dalam sekali makna lagunya ya :')

๋„ ์œ„ํ•ด์„œ๋ผ๋ฉด ๋‚œ
For you, I
์•„ํŒŒ๋„ ๊ฐ•ํ•œ ์ฒ™ ํ•  ์ˆ˜๊ฐ€ ์žˆ์—ˆ์–ด
Could pretend like I was strong when I was hurt

Menjadi kuat itu tidak masalah, meski sebenarnya kita tersakiti, 

Masalahnya, jika perasaan ini berlarut-larut yang berefek cukup mengerikan. Percayalah, saat memilih memendam semuanya dan berakhir kesulitan untuk melanjutkan hidup saat semua emosi negatif menyerang :')

๋‚ด ๋ชจ๋“  ์•ฝ์ ๋“ค์€ ๋‹ค ์ˆจ๊ฒจ์ง€๊ธธ
I wish all my weaknesses could be hidden

Karena kita memang manusia yang selalu ingin terlihat sempurna di mata orang lain. Hal yang sebenarnya justru membuat diri sendiri terbebani.

Padahal kita tahu, tidak ada yang sempurna di dunia ini dan tidak apa-apa menjadi lemah, karena hal itulah yang menjadikan kita sebagai manusia.

์ด๋ค„์ง€์ง€ ์•Š๋Š” ๊ฟˆ์†์—์„œ
I grew a flower that can’t be bloomed
ํ”ผ์šธ ์ˆ˜ ์—†๋Š” ๊ฝƒ์„ ํ‚ค์› ์–ด
In a dream that can’t come true

Maknanya dalam banget ini :')

Memupukkan harapan kosong, berharap orang lain mencintai kita seutuhnya padahal tidak bisa mencintai diri sendiri dengan benar.

Mungkin benar, saat ini bisa menemukan orang yang memenuni ekspetasi kita. Namun, sampai berapa lama orang tersebut akan bertahan? Karena pada akhirnya manusia selalu mengangungkan yang natural, bukan yang artifisial.

I’m so sick of this
Fake Love Fake Love Fake Love
I’m so sorry but it’s
Fake Love Fake Love Fake Love

Siapa pun bakalan muak dengan cinta artifisial kok :')

I wanna be a good man just for you

Tolong, jika kamu memang ingin menjadi pribadi yang lebih baik memang dari diri sendiri. Bukan karena orang lain.

Karena berubah demi eskpetasi orang lain hanyalah awal dari rasa sakit yang konstan.

์„ธ์ƒ์„ ์คฌ๋„ค just for youI gave the world just for you
์ „๋ถ€ ๋ฐ”๊ฟจ์–ด just for you
I changed everything just for you
Now I dunno me, who are you?

Efek terbesar saat berbuah demi ekspetasi orang lain adalah ini, SIAPA DIRIMU YANG SEBENARNYA?

Karena demi memenuhi ekspetasi orang lain yang kita sayangi, berubah menjadi orang yang tidak bisa dikenali oleh diri sendiri. Pada akhirnya, tidak ada yang bahagia dengan hal-har artifisial.

์šฐ๋ฆฌ๋งŒ์˜ ์ˆฒ ๋„ˆ๋Š” ์—†์—ˆ์–ด
The forest just for us, you weren’t there
๋‚ด๊ฐ€ ์™”๋˜ route ์žŠ์–ด๋ฒ„๋ ธ์–ด
The route I took, I forgot
๋‚˜๋„ ๋‚ด๊ฐ€ ๋ˆ„๊ตฌ์˜€๋Š”์ง€๋„ ์ž˜ ๋ชจ๋ฅด๊ฒŒ ๋์–ด
I even became quite unsure of who I was
๊ฑฐ์šธ์—๋‹ค ์ง€๊ป„์—ฌ๋ด ๋„ˆ๋Š” ๋Œ€์ฒด ๋ˆ„๊ตฌ๋‹ˆ
Try babbling into the mirror, who the heck are you?

Lirik ini lebih dari cukup menjabarkan apa yang terjaddi jika berubah demi orang lain. Berubah demi tetap dicintai oleh orang yang kita sayangi.

Hal yang paling menakutkan di dunia ini adalah tidak bisa mengenali diri sendiri. Percayalah, saat tidak kenal dengan identitas sendiri, semua hal di dunia ini akan terlihat seperti berkonspirasi untuk membuat kita tidak bahagia.

Love you so bad Love you so bad
๋„ ์œ„ํ•ด ์˜ˆ์œ ๊ฑฐ์ง“์„ ๋นš์–ด๋‚ด
Mold a pretty lie for you
Love it’s so mad Love it’s so mad
๋‚  ์ง€์›Œ ๋„ˆ์˜ ์ธํ˜•์ด ๋˜๋ ค ํ•ด
Try to erase myself and make me your doll

Berhenti. Tolong jangan seperti ini untuk dicintai oleh seseorang.

Karena tidak menemukan seseorang saat ini, bukan berarti akhir dunia. Cinta bukanlah satu-satunya hal yang penting di dunia ini. Kita bisa melakukan hal lainnya dan tolong jangan menghancurkan diri sendiri demi nama cinta.

Karena tidak ada cinta yang berwujud menyakiti.

Why you sad? I don’t know ๋‚œ ๋ชฐ๋ผ
Why you sad? I don’t know I don’t know
์›ƒ์–ด๋ด ์‚ฌ๋ž‘ํ•ด ๋งํ•ด๋ด
Smile, say “I love you”

Boleh nangis aja tidak saya karena bagian ini? Benar-benar terasa depresinya karena ingin dicintai oleh seseorang. ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

๋‚˜๋ฅผ ๋ด ๋‚˜์กฐ์ฐจ๋„ ๋ฒ„๋ฆฐ ๋‚˜
Look at me, even I gave up on myself
๋„ˆ์กฐ์ฐจ ์ดํ•ดํ•  ์ˆ˜ ์—†๋Š” ๋‚˜
Even you can’t understand me

๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

๋‚ฏ์„ค๋‹ค ํ•˜๋„ค ๋‹ˆ๊ฐ€ ์ข‹์•„ํ•˜๋˜ ๋‚˜๋กœ ๋ณ€ํ•œ ๋‚ด๊ฐ€
You say I’m unfamiliar, changed into the one you used to like
์•„๋‹ˆ๋ผ ํ•˜๋„ค ์˜ˆ์ „์— ๋‹ˆ๊ฐ€ ์ž˜ ์•Œ๊ณ  ์žˆ๋˜ ๋‚ด๊ฐ€
You say I’m not myself which you knew well

Bagian dari lagu ini yang membuat saya patah hati, sepatah-patahnya.

Kebayang soalnya kalau orang yang sudah berubah demi orang yang dicintainya dan mendapatkan omongan seperti ini. Padahal niatnya dia berubah untuk tetap dicintai. ๐Ÿ˜ญ

์•„๋‹ˆ๊ธด ๋ญ๊ฐ€ ์•„๋ƒ ๋‚œ ๋ˆˆ ๋ฉ€์—ˆ์–ด
No? What do you mean no, I’m blind

๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ pt 2

์‚ฌ๋ž‘์€ ๋ญ๊ฐ€ ์‚ฌ๋ž‘ It’s all fake love
Love? What the heck is love, it’s all fake love

Karena seperti yang tadi dituliskan di atas sana, berubah demi eskpetasi orang lain hanyalah awal dari rasa sakit yang konstan. Rasa cinta itu perlahan hilang dan hanya tersisa rasa yang artifisial.

*

UDAH AH, SAYA MELLOW SAMA LAGU INI ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ

Intinya, lagu ini menjadi lagu favorit kedua setelah Not Today. Okthq.
Read More

Pertemanan yang Ada Batas Waktu

Minggu, 20 Mei 2018

Tidak ada komentar

Ini semua gara-gara baca ulang postingan blogger favorit dan berdiskusi dengan teman karena kami memutuskan untuk menjauh sejenak dari akun Twitter khusus fangirl. Berakhir mempertanyakan tentang konsep pertemanan.




Pernah terpikirkan tidak kalau pertemanan itu tidak ada yang abadi?

Sebenarnya konsep pertemanan bagi setiap orang saya rasa berbeda-beda. Karena beda usia, berbeda pula pertemanan yang ingin dirasakan. Kalau dipikir-pikir, pertemanan saat SMA dan saat kuliah saja sudah berbeda. Apalagi kata teman saya yang sudah bekerja bilang, semakin umur bertambah maka pertemanan juga akan semakin kecil lingkarannya.

Saya pribadi mengamini, karena memang tengah merasakannya sekarang. Teman yang nyatanya dulu sering kemana-mana bersama, sekarang punya kesibukan masing-masing. Ada yang bekerja, ada yang pulang kampung, ada yang sibuk mengurus anak serta suaminya dan ada yang sibuk dengan tugas akhirnya yang tidak kunjung selesai. 

Apalagi karena saya introvert dan juga termasuk golongan shitty friends yang tidak begitu baik menjaga pertemanan. Lebih tepatnya, karena saya sering tidak cocok dengan pembicaraan mereka. Saya suka KPOP, mereka suka lagu Indonesia. Saya tidak peduli dengan gosip, mereka selalu membahas gosip yang bahkan kebenarannya perlu dipertanyakan. Itu hanya dua contoh, ada banyak hal lainnya yang membuat saya memilih untuk berinteraksi seperlunya.

Dulu, saya anggap hal ini aneh. Saya menganggap diri ini terlalu shitty banget untuk berteman, sampai tadi tidak sengaja mengklik QnA part 2 Suhay Salim. Membahas hal yang saya rasakan sekarang dan kalimatnya kurang lebih kayak di bawah ini, yang mana kena banget.

"Semakin kamu beranjak dewasa, semakin menemukan teman-teman yang cocok denganmu. Tapi percayalah, nanti bakalan ketemu juga yang cocok, kayak mencari jodoh."

Mungkin itu alasan kenapa dia cuma satu-satunya Youtubers Indonesia yang saya ikuti, karena pola pikirnya sama. Juga menyadarkan bahwa saya yang tidak mudah cocok dengan orang lain itu bukanlah hal yang aneh.

Karena value yang dicari dalam pertemanan itu seperti apa?

Pertanyaan di atas cuma bisa dijawab oleh masing-masing individu. Bagi saya, orang yang ingin dijadikan teman adalah yang bisa mengimbangi pola pikir saya yang terlalu random, bisa diajak diskusi dan paling terpenting adalah yang bisa memberikan opini yang masuk akal.

Sepertinya benar kata Suhay Salim, mencari teman seperti mencari jodoh, karena tipenya kurang lebih saja.
Read More

Tentang Malam yang Sepi

Kamis, 17 Mei 2018

Tidak ada komentar
Belakangan, saya senang mendengarkan lagu Taeyeon yang berjudul Lonely Night yang berasal dari album My Voice. 


Saya mengakui kalau tidak paham dengan Bahasa Korea, tetapi entah kenapa saya menyukai beberapa lagu yang kebetulan selalu sesuai dengan mood. Mungkin benar, lagu tidak mengenal bahasa dan ingin membedah lagu sesuai dengan perasaan saat ini.

Terinspirasi dari punya Kak Ast. Baca deh punyanya, lucu banget dan bikin ketawa.


Kalau punya saya jangan diharapkan lucu ya, kasihan nanti kecewa. Juga catatan tambahan, ini bakalan menjadi ajang curhat yang mungkin bakalan nyebelin karena menye galau, lol.


์ด์   ์ต์ˆ™ํ•ด์งˆ๋งŒ ํ•œ๋ฐ
It’s time I get used to it
๋ฐค์€ ๋„ˆ๋ฌด ๊ธธ์–ด ์ž ์€ ์˜ค์ง€๋„ ์•Š๋„ค yeah
But the night is so long, I can’t fall asleep

Memang akhir-akhir ini saya susah tidur. Rasanya mau tidur susah banget dan ya begitulah, mau dibilang terbiasa ya tidak pernah bisa terbiasa.

Karena saya cinta tidur plz :'(

๋„Œ ์ง€๊ธˆ ๋ญ ํ•ด? ๋‘์–ด๋ฒˆ ํ˜น์€ ๋”
What are you doing right now?
์ „ํ™”๊ธฐ๋ฅผ ๋งŒ์ง€์ž‘๋Œ€ ์ ˆ๋Œ€ ๊ทธ๋Ÿด ๋‚˜ ์•„๋‹Œ๋ฐ
I’m fiddling with my phone when I never do that

Saya setidaknya bersyukur satu hal, karena Line saya reset maka semua kontak menjadi hilang dan termasuk kontak seseorang. Saya selalu bilang dia sebagai 5 huruf (karena memang nama panggilannya berjumlah 5 huruf) atau tiang listrik karena tinggi banget.

Dia bukan mantan pacar saya, kalau dibilang mantan gebetan mungkin masuk. Serta ya, sampai sekarang masih suka tanpa sadar mencari namanya di internet. Hanya saja, semua media sosialnya dikunci dan yasudahlah, mungkin memang baiknya seperti itu.

Karena saya benci saat tangan bergerak mencari namanya dan itu selalu dilakukan saat kesulitan tidur.

๋‚ฏ์„  ๊ณณ์„ ๊ฐ€, ๋„ˆ์˜ ํ”์ ์ด
I wanna go someplace unfamiliar
์—†๋Š” ์„ธ๊ณ„๋ฅผ ๋งŒ๋“ค๋ž˜
And create a world without any trace of you
๋‚ฏ์„  ๊ฑฐ๋ฆฌ, ์‚ฌ๋žŒ๋“ค, ๊ทธ๋ž˜ ๊ดœ์ฐฎ์•„
Unfamiliar streets, people, that’s okay

Sebenarnya tanpa orang tersebut pun, saya memang ingin hidup di suatu tempat terpisah dari orang tua. Dari semua kejadian yang dialami belakanan ini, saya merasa butuh jarak. Ruang kosong di rumah sudah tidak cukup lagi untuk membuat saya baik-baik saja.

Untuk sekarang, saya hanya mencari suatu tempat yang cukup sering dikunjungi dan sibuk dengan laptop. Menjadi orang yang kesepian di tengah keramaian, karena saya butuh cara untuk menghargai kehadiran orang lain yang selama ini ada di sekitar saya.

๋ฐ”์˜๊ฒŒ ์ง€๋‚ด๋‹ค ๋˜ ๋„ค๊ฐ€ ๋ณด์—ฌ
I live so busily but then I see you again

Untungnya, belum ketemu lagi dan mari berharap jangan pernah bertemu lagi.

Karena saya tahu, itu hanya menyakiti kita.

๋‚˜๋ฅผ ๋’คํ”๋“ค ๋•Œ๋งˆ๋‹ค
Every time, it shakes me up
Some things never change
์ž˜ ์•Œ์•„, ๋„ˆ๋Š” ์—†๋‹จ ๊ฑธ
I know, that you’re not here

Jangankan bertemu, melihat fotonya lewat di TL line saja sudah membuat saya campur aduk. Lagipula, jarak kami terlalu jauh untuk saling bertemu.

Dia di Bandung, saya di Balikpapan. 
Alasan cemen lainnya kenapa saya agak sensitif mendengar kata Bandung.

Waktu Line belum kereset dan saya melakukan hal yang bodoh dengan mengirim chat di tengah malam, harapannya dia tidak membalas. Sayangnya, dia membalas dan semua tebakan saya tentang alasannya terjaga selalu benar.

Saya berharap, semua tebakan itu salah karena tidak mungkin manusia tidak berubah.
Nyatanya, kamu tidak berubah dan itu membuat saya hanya berakhir semakin tidak bisa tidur.

์ถ”์–ต ๋”ฐ์œˆ ๋ฒ„๋ฆฌ์ž ๋‹ค yeah
Let’s throw away our memories, yeah
ํ™˜์ƒ์ผ ๋ฟ ์˜€์ž–์•„
It was just an illusion anyway

Daripada membuang memori, saya hanya berharap berhenti menuliskan tentangnya. Meski semakin lama tulisan-tulisan tersebut ditambahkan dengan imajinasi yang mungkin saya inginkan terjadi pada waktu itu atau waktu di masa depan nanti.

Memori tentang kita bukan ilusi, tetapi sayangnya saya menuliskannya untuk menjadi cerita-cerita imajinasi yang sejak dahulu dia tidak sukai.

"Karena kamu selalu menuliskan akhir bahagia pada tokohmu, sementara kita tidak pernah bertemu akhir bahagia itu."

Ya andai kamu tahu, sekarang saya tidak begitu bisa menuliskan akhir bahagia pada semua cerita.

Boy ๋๋‚ฌ์–ด ๋„ ๋ฏธ์›Œํ•ด
Boy, it’s over, I hate you

Wah ini fitnah.
Kita memang berakhir sebelum pernah memulai, tetapi saya tidak membenci kamu.

Setidaknya pelajaran dari hubungan kita adalah, "jangan pernah takut untuk memulai dan mengatakan perasaan dengan sejujurnya. Karena kesempatan datang berkali-kali itu bullshit."

I don’t know your name
์ด ๋ง ๋ช‡ ๋ฒˆ์ด๋‚˜ ๋˜๋‡Œ์•ผ ํ•˜๋Š”์ง€
How many times do I have to tell myself?

Wah ini fitnah jilid 2.
Saya masih ingat nama lengkapnya.

์—ฌ์ง€์—†์ด ์ƒˆ ์•„์นจ์ด ์™€๋„
Though a new morning comes without fail
๊นจ์–ด์ง€์ง€ ์•Š์•„, ์Šฌํ”ˆ ๊ฟˆ์†์„ ํ—ค๋งค yeah
I can’t wake up, I’m lost in sad dreams

Memang benar sih, akhir-akhir ini mimpi saya semuanya menyedihkan. Beberapa saya ingat jelas, sisanya saya tidak yakin alasannya.

Bukan tentang dia, karena ini belum Desember dan biasanya dia datang ke dalam mimpi saat Desember.

So why do I ๋ณ€ํ•˜์ง€ ๋ชปํ•ด
So why do I, why can’t I change?
์ž๊พธ ๋’ค๋Œ์•„ ๋ณด๊ฒŒ ๋ผ,
I keep looking back
์šฐ๋ฆฌ ๋‘˜์ด๋˜ night and day
To when we were together, night and day

Jawabannya mudah, karena mengenang masa lalu itu lebih mudah daripada menatap ke masa depan.

Karena saya tahu, saya jatuh cinta dengan kenangannya dan bukan dengan orangnya lagi. Karena menurut logika, tidak bertemu bertahun-tahun dan berusaha memutuskan komunikasi, hal yang membuat orang tersebut tetap ada di kepala adalah kenangannya.

์–ด๋”œ ๊ฑธ์–ด๋„ ๋„ˆ์˜ ๊ธฐ์–ต์€
Wherever I go, memories of you
๊ฐ‘์ž๊ธฐ ๋‚ด ์•ž์„ ๋ง‰์•„
Suddenly block my way

Karena manusia itu semuanya sama, selalu membandingkan sesuatu yang menurutnya menjadi suatu standar. Standar satu orang dan orang lainnya itu berbeda-beda dan begitulah.

๋ฌด์‹ฌํ•œ ๋“ฏ ์ง€๋‚˜์ณ ์ œ๋ฒ• ๊ฒฌ๋ŽŒ๋‚ด
I walk past, as if I’m indifferent, actually enduring through
๋‚˜์˜์ง€ ์•Š์ž–์•„ ์–ด์ฐจํ”ผ
It’s not too bad

Karena saya pernah di situasi 4 tahun gagal move on, maka saya tahu cara terbaik untuk merelakan adalah tidak menyesalinya.

Terima saja kalau di masa lalu sikap kita memang salah. 
Terima saja kalau pada akhirnya memang tidak diperuntukkan bersama. 
Terima saja kalau dia memang bagian dari kenangan masa lalu yang tidak bisa dibuang begitu saja.

๋„ค๊ฐ€ ๊ทธ๋ฆฌ์šด ๊ฑด ์‚ฌ์‹ค์ธ๋ฐ
I know I miss you and that’s the truth
๊ทธ๊ฒƒ์กฐ์ฐจ ์•„๋Š” ๋“ฏ ๋‚˜๋ฅผ ๋”ฐ๋ผ์™€
But even that chases me around

Merindukan kenangannya, bukan orangnya. 

Karena saya tahu, kepala kita selalu berusaha menyimpan dan menonjolkan yang indahnya saja tanpa melihat sisi lainnya. Jadi saya tahu harus melakukan apa saat ini tiba, biarkan saja.

Biarkan, sampai saya tahu pada akhirnya yang saya rindukan kenangannya dan bukan orangnya. Karena semua orang pasti berubah dan jika ada yang tetap sama, mungkin itu hanya hal-hal tertentu.

๋„ ์ƒ๊ฐํ•˜๋Š” ๋ฐค์ด ์ค„์–ด ๊ฐ€
Nights I think about you is decreasing
Enough is enough ๋” ์šธ์ง„ ์•Š์•„
Enough is enough, I won’t cry anymore
So let me redeem, redeem, redeem
์ „๋ถ€ ๋‹ค, tonight
Everything tonight
๊ทธ๋ž˜ ๋„ ๋‹ค์‹  ์ƒ๊ฐ๋„ ์•Š๊ฒŒ
So I won’t ever think of you again

Jadi bagi yang ingin move on, cara untuk mengurangi memikirkan orang tersebut adalah dengan merelakan. Setelah itu, pelan-pelan bakalan berkurang waktunya sampai pada akhirnya akan terlupakan begitu saja.

Perkataan yang dianggap bullshit yaitu waktu bakalan menyembuhkan itu memang benar adanya. Hanya saja, itu bergantung dengan tekad diri sendiri, bukan karena paksaan orang lain.

์ง€์›Œ๋ฒ„๋ ค lonely night ๋‹ค yeah
Erase the lonely nights, everything
๋‚œ ๊ดœ์ฐฎ์„ ๊ฑฐ์ž–์•„
I will be okay
๋„ ์ด์ œ์•ผ ์ž˜ ์•Œ๋“ฏ ํ•ด
Now I now you better
๋” ์™ธ๋กญ๊ฒŒ ํ•ด
But it makes me even more lonely

Percayalah, malam yang sepi itu perlahan bakalan pudar kalau memang sudah merelakan. Sepi mungkin ada, tapi kemungkinan bukan memikirkan dia lagi.

Rasa sepi itu datang karena memikirkan hal yang lebih besar lagi. Kalau misalnya tetap memikirkan dia, kemungkinan hanya dua. Memang sesayang itu atau terlalu bergantung pada orang lain untuk bahagia.

***

Ngeeng, saya menulis apaan sih?

Auklah, kepengen menye-menye dan berakhir tidak jelas seperti ini. Oh iya kalau sadar, khusus buat tema ini saya menggunakan font berbeda loh #penting

Terima kasih sudah mau membuang waktu membaca postingan panjang tidak jelas ini dan dengerin lagu Taeyeon deh. Bagus banget suaranya, huhuhu.
Read More

Ama

Rabu, 16 Mei 2018

3 komentar
Ternyata butuh waktu dua hari untuk saya akhirnya bisa menuliskan hal ini. 



Jadi, Ama saya meninggal. Tepatnya hari Senin lalu beliau meninggal. Saya mendengar sejak hari Minggu jika keadaan beliau sudah memburuk dan entah kenapa pada hari Senin saya bisa bangun pagi. 

Bangun pagi bagi jam tidur saya yang acak-acakan ini, artinya jam 7 pagi. Saya sedang mengupas bawang merah saat mendengar Ayah saya tiba-tiba bilang dengan suara bergetar, "Ama meninggal."

Saya berhenti mengupas bawang dan berhenti memikirkan kematian sejenak. Karena jujur saja, sejak saya membuka mata sampai sebelum mendengar perkataan Ayah, pikiran saya entah kenapa ienuhi dengan pemikiran tentang kematian.

Sorenya, Ayah saya mengirimkan gambar di WA dan gambar itu ada di bawah ini.


Kalau kalian tidak mengerti, gambar ini adalah iklan kematian di koran.


Masih terasa surealis sampai sekarang, sampai saya mengetikkan ini. Terlalu banyak yang saya pikirkan saat melihat gambar di atas dan membuat saya lebih banyak diam untuk berpikir. 

Lebih kepada mempertanyakan, apakah semua yang saya lakukan Senin lalu itu adalah pertanda?

Saya tidak pernah bisa bangun pagi, kecuali saya tahu harus melakukan sesuatu yang penting saat pagi hari. Lalu hari Senin, saya bangun jam 7 pagi. Tanpa alarm, tanpa teriakan untuk segera bangun untuk membantu Ibu saya dan saya tidak bergumam tidak jelas karena kesal bangun pagi.

Oh benar, dulu saya pernah tinggal bersama Ama waktu kelas 2 SMP dan jam bangun siang saya adalah sampai jam 7 pagi. Lewat dari itu, saya akan dipaksa untuk bangun dan mandi.

Hari Senin itu, saya mengupas bawang merah. Benda yang tidak pernah saya bisa dapatkan selama hampir tiga bulan tinggal bersama Ama.

Saya hampir tidak pernah makan masakan yang menggunakan bawang merah selama tinggal bersama Ama. Karena beliau hanya memasak bahan makanan dengan bumbu bawang putih dan beliau juga vegetarian.

Hari itu, entah kenapa saya terus berpikiran tentang kematian. Bukan tentang saya yang mati meski jujur saya sering memikirkan hal itu belakangan ini tetapi memikirkan bagaimana perasaan orang yang ditinggal pergi. Tidak tahu, hari itu saya berpikir tentang orang yang meninggal karena sakit serta yang meninggal tanpa pamit, atau bahasa sederhananya meninggal mendadak.

Lalu hari itu, saya dikirimkan foto yang merupakan iklan kematian. Saya tahu itu iklan kematian karena waktu tinggal di Pontianak, saya sering membaca koran dan selalu merasa konyol serta aneh orang menyewa halaman besar untuk mengiklankan kematian seseorang. Hal yang waktu pemikiran anak SD terasa konyol, sekarang terasa seperti surealis.

Karena saya tidak pernah membayangkan orang yang saya kenali akan masuk di iklan kematian tersebut.

Sepupu saya itu mungkin akhirnya bahagia karena tidak perlu melihat Ama lagi. Apek (Kakak Ayah saya) pasti paling terpukul karena Ibunya akhirnya pulang kepada pencipta, meski saya tahu beliau sudah punya firasat bahwa Ama tidak akan bertahan lebih dari 2 bulan semenjak kunjungan saya ke Pontianak.

(Silahkan baca ini untuk mengerti maksud saya tentang sepupu yang bahagia: Semua Ada Batasnya)

Saya berharap, Ama pergi dengan tenang. Setidaknya Ama sudah melihat kelima anaknya pada saat terakhirnya. 

Mengingat Ama yang terakhir kali saya temui membuat saya ingin menangis, karena beliau sebenarnya sudah tidak bisa mengingat siapa pun kecuali Apek. Itu pun karena beliau mengurus Ama setiap hari. Hanya saja, entah kenapa Ama mengingat Ayah saya dan Tuako (adik perempuan Ayah saya, anak ketiga Ama) saat kami hendak pamit pergi ke bandara.

Pada akhirnya, Ama saya sudah berpulang. Meski agama kami berbeda, saya hanya bisa mendoakan dari sini. Mendoakan semoga beliau diberikan tempat terbaik di sana dan saya tentu tidak bisa datang ke Pontianak, karena selain harus fokus dengan TA juga karena Ayah saya kesehatannya sudah tidak memungkinkan naik pesawat.

Teruntuk Ama, terima kasih.Karena dulu mau merawat saya selama hampir tiga bulan, Menjadi satu-satunya orang yang membela waktu ada orang lain mengatakan saya bodoh meski saya tidak mengerti satu kata pun orang tersebut katakan karena menggunakan Hokkien. Juga karena tidak pilih kasih kepada cucunya meski pun saya tidak 100% keturunan Cina.
Read More